01 April 2010

Ligasha Penuh Perjuangan

Kamis sore ini kelasku ikut Ligasha lawan kelas X8. Pulang sekolah tiba-tiba hujan dan beberapa anak berniat batal nonton. Tapi aku tetep mantap nonton dong secara rumahku kan di daerah lokasi Ligasha.

Di lapangan masih ujan rintik-rintik sedikit. Pertandingan molor setengah jam, mungkin gara-gara hujan. Semua anak pake jaket kelas, kecuali Rieza. Dia trauma pas pertandingan sebelumnya dia pake jaket kelas dan akhirnya kelas kita kalah. Makanya sekarang dia nggak pake jaket kelas biar kelas kita menang. Konyol emang.

Pertandingan kali ini ada beberapa pemain yang enggak ikut. Riza nggak ikut karena urusan rohis. Dani nggak ikut karena latihan paskibra. Karyo nggak ikut (mungkin lupa bawa baju). Kita lumayan tegang karena kali ini Kecap alias Fadhil jadi kiper menggantikan Dani. Babak pertama cukup seru. Kita teriak-teriak. Eh kali ini Bram nggak jadi idola lagi di kelas. Berhubung dia udah jadian sama Sarah, kali ini yang jadi idola adalah Daris (biasa dipanggil Ais). Orang gila seperti Evany dan Veda teriak-teriak buat Ais, "NOMOR 88 SEMANGAT!" atau "NOMOR 88 JANGAN DISAKITI".

Babak pertama kita berhasil daapet satu gol. Babak kedua bikin deg-degan karena lawan berhasil dapet satu gol. Mana ada offside pula ckck. Pertandingan berakhir seri walaupun udah ada perpanjangan waktu. Akhirnya ada penalti dan kita yang menang dengan dua gol penalti dari Majid dan Rizki Eka.

Entah kenapa Ligasha kali ini bikin terharu.


3 komentar:

addictiveda mengatakan...

huakakakakk ada namaku sama vany juga. adduuuhhh 88 penuh cinta deh <3
heh, karyo itu ga ikut gara-gara dia sakit bukan karen lupa haha

Nadia Azka mengatakan...

oh kirain bajunya karyo ilang. perasaan dia sehat wal afiat deh.

addictiveda mengatakan...

tapi jiwanya tuh sakit, kamu tuh masa ga bisa ngeliat ? buat apa punya mata segede gitu coba ? hahahaha