06 Mei 2010

Satu Nama Dua Orang

Sebelumnya aku mau memperkenalkan dua temenku dulu. Pertama, Brillianti Ramadhani (temen sekelas pas kelas 10), biasa dipanggil Dani. Kedua, Aziz Azindani (temen sekelasku sekarang) biasa dipanggil Dani juga, dia adalah Mitratama alias Ketua OSIS.

Pas jam makan siang, aku lagi jalan ketemu Diah Ayu dan dia tanya, "Dani ada di kelas gak?". Berhubung Dani adalah Mitratama yang selalu sibuk dan jarang di kelas, jadi aku jawab aja, "Nggak tau. Nanti aku sms kamu deh kalo Dani ada di kelas,". Sesampainya di kelas, ternyata ga ada Dani. Jadi aku berniat sms Diah Ayu. Aku bilang, "Dani nggak ada di kelas". EH AKU MALAH SALAH KIRIM! Aku malah ngirim ke Dani. Tapi dibalesnya lama banget, dibalesnya sekitar satu jam kemudian pas pelajaran biologi. Jadi gini percakapan via sms:

Nadia: Dani nggak ada di kelas.
Dani: Ha? Kamu ngomong apa?
Nadia: Eh salah kirim. Tadi Diah Ayu nyariin kamu.
Dani: Woo dasar.

Aku mikir. Kan Dani sekelas sama aku. Ngapain dia bales lewat sms. Ngomong langsung bisa kali. Setelah aku ngeliatin ke arah Dani, dia lagi sibuk ngobrol gitu sama Riza Maul. Aku cuek aja. Sekitar satu bulan kemudian, aku liat-liat kontak di hp-ku dan ternyata ada dua nama Dani. Yaitu "Dani" dan "Dani Aziz". Dan aku baru sadar, yang dulu aku sms dan bales sms-ku adalah Dani Brillianti Ramadhani. Hahaha.

Beberapa hari yang lalu tetanggaku minta dicariin nomer hp guru SMA 3 karena dia mau cari info buat anaknya yang mau masuk sekolahku itu. Aku berniat tanya Dani Mitratama berhubung dia ketua OSIS pasti banyak tau nomer guru kan. Jadilah aku sms si Dani.

Nadia: Dan, minta no hp guru SMA 3 dong yg punya jabatan penting.
Dani: Sori aku nggak punya hehe.

Gile ini ketua OSIS kok nggak punya nomer hp guru sih. Aneh. Setelah merenung sejenak, aku sadar. Yang aku sms itu ternyata Dani Brillianti Ramadhani. Aku bodoh.

Kemaren sore, ada sms masuk dari Dani tapi bahasanya kok sok imut gitu kayak cewek hahaha. Gini rinciannya:

Dani: Divaa tolong jgn lupa dikopiin filmnya. Data2ku hapus aja yaa.
Nadia: Mitratama kok salah kirim sms. (aku mikir kok si Dani sok imut kyk cewek bahasanya)
Dani: Hah? Aku bukan mitratama! Azka, woy sadar!
Nadia: Eh? Hehe sori aku kira Dani temen sekelasku. (sudah sadar)
Dani: HAHAHA Azka salah orang! Berarti kita 1-1!

Yak, intinya walaupun dua orang ini udah aku bedain namanya di kontak handphone, tapi kenapa aku selalu salah mulu ya. Mudah-mudahan lain kali enggak salah lagi. Amin.

Tidak ada komentar: