31 Desember 2011

Phonegrapher: Hasilkan Foto Berseni dari Kamera Ponsel

Sekarang ini pengguna kamera canggih macam SLR makin merajalela. Timbul ekspektasi bahwa gambar yang bagus hanya bisa diambil dari kamera yang 'bagus' juga. Apa benar?

Fotografer yang handal bukanlah mereka yang memotret suatu momen indah dengan kamera canggih, melainkan mereka yang memotret sisi indah suatu momen. Tidak pelu dengan kamera mahal yang harganya jutaan. Cukup dengan kamera ponsel saja.

Seorang user tumblelog menggunakan tumblr-nya untuk mempublikasikan hasil-hasil jepretan kamera ponselnya. Walaupun hanya menggunakan kamera ponsel biasa, dengan sedikit editing ia bisa menghasilkan aneka potret yang berseni, menarik, dan tentunya tidak kalah dari hasil jepretan kamera mahal.

Karya-karyanya bisa dilihat di http://fuckyeahphonegrapher.tumblr.com . Berikut contohnya:

Blurianightmare


Fall Fest


Balloon Balloon Ball

Ngomong-ngomong, saya terinspirasi oleh tumblelog tersebut dan menjadi tertarik dengan phonegrapher. Berikut hasil potretan iseng dari kamera ponsel saya :)


Nun Jauh Disana


Menatap Langit

Menunggu - model: icha, fotografer koran kampus IPB


Hening dalam Gelap - model: kucing liar depan Gymnasium IPB

Maaf ya abal hahaha. Tertarik mengambil sisi indah suatu momen dengan kamera ponsel Anda? Lakukan sekarang!

25 Desember 2011

Hello and Goodbye

Terlampau banyak yang mau aku tulis. Soal sua satwa di Ragunan, orientasi lapangan bareng Uni Konservasi Fauna di Cikabayan, studi banding ke pers mahasiswa Univ Paramadina dan Akademi Pimpinan Perusahaan, inagurasi Koran Kampus. Tapi sekali lagi, semua belom sempet.

Daripada blog ini kadaluwarsa, posting foto-foto aja ah. Ini foto-foto sama anak Koran Kampus IPB waktu kegiatan studi banding akbar ke Pers Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. 

02 Desember 2011

Everyone Can Be A Journalist

Rabu kemarin, kru magang dan kru resmi Koran Kampus IPB (Korpus) berkesempatan mengikuti pelatihan blog jurnalistik oleh Kak Reza Ardiansyah, salah satu senior yang sudah lulus. Banyak manfaat dan informasi yang bisa diambil dari pelatihan kali ini, apalagi bagi saya dan teman-teman angkatan 48 yang masih menjadi kru magang.

Apa sih yang terpikir oleh kalian jika mendengar kata 'blog'?

"Blog adalah versi digital dari diri kita," ujar Kak Reza.

Suka menulis fiksi? Jadikan blog kita sebagai blog kumpulan cerpen. Suka menggambar? Blog komik bisa jadi pilihan yang menarik. Suka berbisnis? Blog bisa digunakan sebagai media promosi. Tunjukkan siapa diri kita kita lewat konten blog.

Dengan adanya blog, siapapun bisa menjadi penulis. Kita bebas memfungsikan blog kita sesuai yang kita inginkan. Bisa digunakan sebagai catatan harian, tempat publikasi karya kita (foto, gambar, cerpen, puisi, dll), maupun digunakan sebagai media pemasaran suatu produk.

Tidak perlu khawatir akan hilangnya suatu data. Karena dengan menulis blog, data kita akan tersimpan selamanya di host tersebut. Pernah dengar kan, "tempat terbaik menyimpan rahasia adalah di tempat umum".

Aktualisasi
Yang marak dari penggunaan blog di jaman sekarang ini adalah 'citizen journalism'. Siapapun bisa menjadi wartawan dengan menulis di blognya. Semisal, seseorang menonton suatu konser musik kemudian mempublikasikan hasil resume ke blog keesokan paginya. Sedangkan majalah mingguan baru mempublikasikannya seminggu kemudian. Aktualisasi inilah yang membuat citizen journalist dilirik.


Lalu, bagaimanakah agar tulisan kita terlihat menarik? Seperti yang kita tahu, jika kita ingin menjadi pencipta lagu handal maka sering-seringlah mendengarkan musik. Begitu juga dengan menulis, kita harus rajin membaca. Selain memperluas wawasan, kita menjadi mengerti bagaimana caranya membuat tulisan yang bagus.

Membaca tidak terpaku harus buku. Banyak media lain yang bisa kita baca seperti koran, majalah, buletin, dan lain-lain. Jika dikaitkan dengan citizen journalistic maka 'blogwalking' menjadi salah satu pilihan. Blogwalking adalah istilah dimana kita mengunjungi, membaca, dan meninggalkan jejak di blog orang lain. Dengan blogwalking kita bisa melihat kehidupan dari mata orang lain, dari sisi yang lain yang mungkin tidak pernah terpikirkan oleh kita.

Dan meskipun hanya sebagai citizen journalist, ketika kita mengutip sesuatu (kalimat, foto, atau video), jangan lupa mencantumkan sumbernya. Walaupun bukan jurnalis profesional, kode etik wartawan juga harus dipatuhi. Hargai karya orang lain jika kita ingin karya kita dihargai :)

note:
Kunjungi blog Kak Reza http://hore-punya-blog.blogspot.com
Bagi blogger mahasiswa atau alumni IPB, silakan bergabung di group facebook: Blogger IPB, Komunitas Blogger IPB. Atau bisa klik www.bloggeripb.org

12 November 2011

Let's Tobat

NILAI UTS KELUAR =

SHOCK THERAPY =

IT'S TIME TO "TOBAT"

07 Oktober 2011

Sarah dan Delapanbelas

Selamat ulangtahun ke-18 Sarah Nadya Roosana!!!

Padahal niat awalnya aku sama temen-temen mau ngerjain Sarah setelah try out UN dari sekolah itu selesai karena minggu ini "diduga" bakal sibuk nyicil belajar. Tapi dengan rencana dadakan, kami sepakat ngerjain Sarah tepat di hari ulangtahunnya sepulang sekolah. Sayangnya Ayu Paramudita enggak bisa ikut :( Hiks rasanya kurang lengkap tau.

Aku, Nia, Rieza, Nonik, dan Ririn sempet rapat bentar pas jam istirahat kedua. Pengennya ngomongin rencana, tapi pembicaraan malah melancong kemana-mana, salah satunya tentang kecemburuan Nia terhadap Pramu, pacarnya, yang godain tentor kimia di sebuah bimbingan belajar ternama. Insiden tulisan Vania Ajib di loker deket lapangan basket juga kita bahas. Saking sintingnya aku, Rieza, dan Nia saling nulis-nulis pake kunci loker di dinding deket tangga -_- Err itu tuh gosip abal (khusus pacar Nia dan Rieza tidaklah abal).

Pulang sekolah, kita kumpul di depan koperasi. Kita ngobrol bentar dan ngucapin happy birthday juga. Tiba-tiba aku & Faila langsung iket mata Sarah pake sampur (selendang). Dodolnya, kita ngiket tangan Sarah pake jaket wkwk gagal. Untung Riang nyimpen sampurnya Rieza di loker, jadi diambil dan dipake buat iket tangan Sarah. Selain itu, kita juga makein Sarah dengan jaket biru sapisenam gyahaha kayak nggak punya tangan jadinya.

Kita bawa dia ke depan gerbang. Kita bilang, "Sar, itu lho udah ditungguin seseorang". Padahal yang nungguin adalah tukang becak wakaka. Waktu denger suara motor dan mobil, Sarah ngira kita ada di jalan imam bonjol -_- Kita suruh dia naik becak sampe depan gang rumahnya wkwk, sementara aku, Nia, Riang, Ririn, Faila, Nonik, Rieza dan Kamalia naik motor. Kita bayar tukang becak pake duitnya Sarah yang kita ambil di kantongnya gyahahah.

Gile ternyata jalanan ke rumahnya Sarah cukup jauh juga kalo jalan kaki. Pas sampe di rumahnya, kita tanya Ibunya boleh apa enggak kalau Sarah disiram air. Tapi kata Ibunya enggak boleh. Yaaah. Yaudah gapapa. Akhirnya kita buka iketan matanya, cipratin air ke muka, dan nyanyi happy birthday sambil bawa tiga donat yang ada lilinnya.

Belom cukup sampe disitu, kita suruh Sarah manggil siapapun yang lewat di depan rumahnya buat minta ucapan selamat ulang tahun. Hih mana tadi aku iseng manggil orang tapi dicuekin pula. Sarah manggil tetangganya dan minta diucapin. Tapi nggak boleh dong, harus orang yang nggak dikenal. Ada tukang rujak lewat dan berhasil minta ucapan hahaha. Kita beli 3000 doang tapi dikasih banyak plus bonus kacang rebus. Eh baik amat bang.

Setelah rujakan, kita ngemil sambil ngobrol ngalor ngidul ngakak terus capek haaaah. Ahaha tinggal nunggu mangkal bareng minggu depan.

18 September 2011

Beruntung

"kamu akan selalu merasa beruntung
kalau selalu bersyukur
"

kalimat yang membuat saya merasa sebagai
orang yang paling tidak tahu diri ketika mengeluh.

08 September 2011

18

Aku delapan belas tahun lho sekarang hiks hiks jatah umur berkurang dan nggak tau sisanya berapa, semoga masih banyak. Ini ulangtahun pertama tanpa orangtua, keluarga, dan orang-orang terdekat. Sediiih. Apalagi kalo baca ucapan-ucapan "Selamat ulangtahun ya. Kangen nih". Huhuhu sama tau. Aku pengen ke Semarang!!!

7 September jam tujuh malem, kita kumpul di lorong sama Teh Aini. Acaranya adalah food fair nusantara & halal bi halal. Kenyang banget karena sebelumnya aku udah makan malem trus malah icip-icip oleh-oleh bawaan temen-temen yang bejibun. Pada nagihin lumpia huhu tapi kan aku nggak mudik ke Semarang, aku bawa keceprek dan suatu makanan manis yang aku enggak tau namanya, pokoknya asli Pandeglang.

Pas liat keceprek, si Hilda, temen kamar sebelah bilang, "Lho ada keceprek. Hilda juga bawa ini lho, tapi yg rasa manis". "Iya ini dari nenekku di Menes. Ehehe nggak tau Menes ya? Pandeglang,". "Lho kamu orang Menes? Hilda juga!".

Btw, Hilda ini tinggal di Serang, tapi ternyata kampungnya di Pandeglang juga ohoho baru kali ini nemu orang yang sekampung. Dan ternyata lagi, Hilda mudiknya itu ke Sumur. Sumur bukan sumur itu lho, ini mah nama daerah. Keluargaku juga ada yang tinggal di Sumur. Enak banget anginnya sepoi-sepoi, pantainya super bagus kayak Bali, deket Pulau Umang pula. Ah jadi pengen ke Sumur lagi.

Yuk balik ke topik awal. Habis icip-icip eh ngabisin makanan nusantara, kita halal bi halal. Pada ngucapin selamat ultah ehehe makasih ya lorong tujuh. Terus si Mirnul ke kamarku. Tadinya ngomongin soal ehem tunangannya Tika wkwk, trus Mirnul minta diundang kalo mereka nikah gyahaha.

mirna: eh kalo di daerah kamu kalo hajatan ngapain aja?
tika: itu nyanyi lagu "Lingsir Wengi"
aku: HIII. STOP.
kenin: aku hapal loh lagu itu.
aku: JANGAN NYANYI

Hiiih aku takut sama lagu itu. Itu kan lagu yang di film Kuntilanak. Habis itu, aku sama Mirnul internetan di lobby. Aku main the sims social huahaha mumpung wifinya lagi kenceng. Jam setengah sebelas, tumben banget si Bu Ret nyamperin kita dan nyuruh tidur. Yaudahlah aku udahan lagian udah malem ini.

Pas aku masuk kamar, si Kenin, Tika, Cucu belom tidur. Seperti biasa aku matiin lampu karena kita mau tidur. Tapi sebelum tidur entah kenapa kita malah bahas alkohol, whisky, dan bir oplosan -__- Tapi tiba-tiba topiknya kok melenceng.

tika: aduh nggak bisa tidur. jadi inget dua tahun yg lalu
aku: kenapa emang?
tika: liat hantu
aku: HAA. STOP STOP. UDAH TIDUR SANA
tika: lho malah seru. Mau aku ceritain nggak?
aku: ENGGAAK HUHUHU CUCU TOLONG NYALAIN LAMPU!
cucu: huahaha. nanti kalo dinyalain setannya malah keliatan.
kenin: emangnya kenapa kamu suka parnoan gini ka? pernah liat sebelumnya?
aku: enggak!!! udah yuk ganti topik
tika: eh kenin tadi katanya kamu apal lagu lingsir wengi
kenin: iya hahaha eh denger lagu ini deh. nggak horor kok lawak *nyetelmp3

Oke, lagunya emang lucu. Tapi tiba-tiba...

kenin: ada lagunya yang judulnya RINTIHAN KUNTILANAK juga lho.

Huhuhu ini kenapa jadi begini sih. Mana tiba-tiba ada yg telfon aku pake private number hiks kenapa pas banget situasinya. Langsung aku matiin. Telfon yang ketiga aku angkat tapi langsung dimatiin, yang keempat juga. HIIH HOROR. Kampret nih si Cucu malah ketawa-ketiwi liat aku T_T Akhirnya aku memohon biar khusus malem ini lampunya jangan dimatiin. Oke dan aku tidur....

Sekitar satu jam kemudian, aku kebangun karena ada suara apa gitu. Dan waktu aku buka mata, ADA POCONG BANYAK BANGET!!!!!!!!!!!!!!!! HUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA. YA AMPUN SHOCK KAGET DAN TAKUT BANGET APA-APAAN SIH INI. Dan ternyata nih pocong-pocong sialan adalah bocah-bocah lorong tujuh. Huuuh mereka bawa lilin dan kue. Tapi asli serem banget T_T mana mereka pada pake bedak tebel gitu apalagi si Dindo kayak setan kuburan asli. Aku nggak berani ngeliat muka mereka sebelum lampunya dinyalain T_T

Setelah nyanyi happy birthday, tiup lilin, dan foto bareng, pocong-pocong ngakak dan kembali ke kamar masing-masing. Hiih ternyata yang telfon pake private number tadi si Cucu huu dasar pantesan dia ngakak mulu pas aku ketakutan. Kata Kenin rencana awal suprisenya lebih horor tapi nggak jadi karena kasian sama aku fiuh gini aja udah sekarat gimana kalo lebih horor. Tapi lampu untuk malam ini dinyalain dong!!!

Terimakasih angka favoritku dan lorong favoritku :) 7

05 September 2011

Merah

ini bukan mau demo mendukung partainya bu megawati
ini keluarga lorong 7 sebelum berangkat ke acara welcome party asrama :)
dresscode asrama putri A3 dengan warna yang berani: M E R A H

28 Agustus 2011

99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa

Bagi yang suka nonton acara Trans TV, pasti udah nggak asing dengan nama Hanum Salsabiela Rais. FYI, Hanum lulusan FKG UGM, tapi lebih memilih menjadi jurnalis dan reporter :)

Agustus 2011. Gramedia Pustaka Utama. Rp 69.000

Wahai anakku! Dunia ini bagaikan samudra di mana banyak ciptaan ciptaan-Nya yang tenggelam. Maka jelajahilah dunia ini dengan menyebut nama Allah. Jadikan ketakutanmu pada Allah sebagai kapal-kapal yang menyelamatkanmu. Kembangkanlah keimanan sebagai layarmu, logika sebagai pendayung kapalmu, ilmu pengetahuan sebagai nahkoda perjalananmu; dan kesabaran sebagai jangkar dalam setiap badai cobaan.
(Ali bin Abi Thalib RA)

20 Agustus 2011

Kunci oh Kunci

Aku mau cerita soal asrama (lagi). Jadi tiap anak kan punya kunci lemari dan kamar masing-masing yang harus dibawa kemanapun dia pergi. Tapi gimana kalau lupa?

Pernah suatu kali bu RT lorongku, yaitu si Siska, sebut saja Bu Ret. Si Bu Ret ini abis nyuci baju di kamar mandi dan nggak bawa kunci kamar. Setelah dia balik ke kamarnya mau ngambil hanger buat jemur baju, dia kaget gara-gara pintu kamarnya nggak bisa dibuka Alamak heboh, mana habis itu dia ada kuliah. Akhirnya Bu Ret nekat masuk lewat jendela padahal kamar kita kan di lantai dua -__- Dia numpang keluar lewat jendela kamar sebelahnya, merambat di genteng, dan masuk ke kamarnya lewat jendela.

Aku malah pernah kekunci. Jadi hari itu aku dapet jatah kuliah jam setengah tiga, ih lama banget kan bingung mau ngapain. Akhirnya sekitar jam sebelas siang aku dan beberapa orang ngobrol di kamar Nina, Usi & Dinda. Aku ngantuk, tapi males kalo tidur di kamar sendirian (semua temen sekamarku lagi pada kuliah). Akhirnya aku naik ke ranjang atas (punya Nina). Nina bilang tidur aja disitu nggak papa soalnya dia mau kuliah. Di kamar masih ada beberapa orang yang ngobrol dan akhirnya aku tidur aja.

Sekitar jam setengah dua, hapeku bunyi. Samar-samar kedengeran suara orang ngunci pintu, tapi aku diemin aja. Aku masih baca dan ngebales sms yang masuk. Setelah itu guling-gulingan sebentar karena masih ngantuk. Terus aku nengok ke bawah, lho kok udah nggak ada orang, pintunya ditutup pula. Aku langsung turun dan menuju pintu. EH PINTUNYA NGGAK BISA DIBUKA T_T Gimana iniii aku ada kuliah satu jam lagi dan belum mandi pula! Aku gedor-gedor tuh pintu minta tolong dikeluarin dari kamar.

aku: WOI TOLONG TOLONG. AKU KEKUNCI.
temen-temen: HAH? HUHAHAHAHAH.
aku: HEH CEPET KELUARIN AKU. AKU ADA KULIAH SEBENTAR LAGI.
temen-temen
: gimana cara ngeluarinnya, kita nggak ada kunci kamar ini.

aku
: tadi yang keluar barusan siapa? telfon deh telfon!

rete
: oh tadi si usi yang keluar mau praktikum katanya.

temen-temen: wuakakak

Langsung aku telfon si Usi.

usi: halo?
aku: HEH USI AKU KEKUNCI DI KAMAR KAMU WOI
usi: HUAHAHAH oh iya aku lupa tadi kamu tidur diatas.
aku
: buruan balik! aku ada kuliah sebentar lagi -___-

usi
: iya iya huahaha


Begitu Usi bukain pintu, semua orang langsung ketawa. Pokoknya jangan sampe ketiduran lagi di kamar orang, apalagi kalo mau kuliah ~

13 Agustus 2011

MPKMB 48


11 Agustus
Ada upacara pembukaan di lapangan belakang Gymnasium (untung deket). Rombongan mahasiswa pakai rok hitam, celana hitam, jaket almamater dan caping semua baris rapi teriak semangat yel-yel garda maupun laskar masing-masing. Ada panitia yang mengibarkan bendera gede masing-masing fakultas. Lagu theme song MPKMB 48 menggema. Kita nyanyi sambil nari bareng.



Ada sambutan dari Rektor IPB, Pak Herry, sambutan ketua panitia MPKMB, dan sambutan Presiden Mahasiswa, Kak Reza Pahlevi. Dan ada pelepasan balon juga.

Selanjutnya kita dimobilisasi ke Gedung Graha Widya Wisuda. Masih semangat teriak jargon dan yel-yel. Disana suasananya juga bikin semangat. Hari pertama ini tentang pengenalan kampus. Ada kuliah umum/ studium general dari Pak Rektor dan beberapa pengenalan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa). Paling ngiler liat prestasinya. Lomba ke luar negeri melulu.

Selesai sekitar jam satu siang. Sampe kamar langsung tepar.


12 Agustus

mobilisasi menuju Graha Widya Wisuda

Hari ini lebih seruuu. Apalagi kali ini di GWW, laskarku duduknya di tribun atas nggak kayak kemaren duduknya di bawah. Awal-awal acara, ada Foreu Band, pencipta lagu theme song MPKMB 48. Setelah itu ada Kak Ema, orang yang ada di video koreografi MPKMB 48 yang dipasang di website MPKMB.

Ada penyampaian materi dari Menteri Pertanian, Pak Suswono. Ada juga diskusi panel dari mantan Menteri Pertanian yang sekarang jadi guru besar di IPB, Pak Anton. Seru huahaha banyak banget yang mau tanya sama Pak Anton. Saking banyaknya yang maju ke depan, moderatornya jadi bingung.

13 Agustus

Kita dimobilisasi untuk kegiatan games. Laskarku dapet jatah di lapangan depan Student Center. Walaupun lagi puasa, tetep seru. Huahaha sinting bener waktu mainan hulahop. Abis acara games kita balik ke GWW buat shalat.

Acara selanjutnya dari LDK Al-Huriyyah. Ngantuk -___- Maap maklum kan emang jam tidur siang, lagi puasa, lagi sakit pula. Abis shalat ashar, kita lanjut ke lapangan belakang Gymnasium buat upacara penutupan dan buka puasa bersama.

Ada kejadian tak terduga yang bikin deg-degan. Nama-nama yang ketahuan memalsukan tanda tangan dan memfotokopi buku dipanggil ke depan. Ada sekitar enam orang gitu. Ih pasti malu banget dipajang di depan ribuan anak.

Tiba-tiba ketua KPK teriak ke arah peserta, "SIAPA DIANTARA KALIAN YANG TIDAK SUKA DENGAN KPK?". Beberapa anak angkat tangan, tapi cuma dua orang yang berani maju ke depan dan mengemukakan alasan.

Lagi, ketua KPK teriak, "APA MASIH ADA DI ANTARA KALIAN YANG MENYUKAI KPK?". Beberapa ada yang angkat tangan. Langsung mereka (KPK) bilang, "Bohong. Munafik!". Kita disuruh berdiri, pejamkan mata, dan mengucapkan ikrar. Selanjutnya kita disuruh balik badan, duduk, dan mata masih dalam keadaan terpejam. Tiba-tiba lagu theme song MPKMB 48 diputer dan begitu kita balik badan... seluruh KPK nari sambil senyum. Whatever akhirnya beres juga ini acara.

09 Agustus 2011

Pra-MPKMB

MPKMB empat delapan
Kami datang menjadi penerus nusa bangsa
Di IPB membangun impian
Pertanian, masa depan, menggalang persahabatan

Mari kawan trus berjuang
Memajukan pertanian Indonesia

reff:
Kita akan tetap mengabdi, lakukan sepenuh hati
Tuk banggakan orangtua kita
Kita akan tetap berkarya, kerahkan sepenuh jiwa
Tuk tentukan masa depan kita
IPB empat dlapan!

Sahabat tani empat delapan
Keyakinan harapan meraih impian
Kami satu menjadi yang terbaik
Dan ingatlah hari ini bersama mimpimu

back to reff

MPKMB empat dlapan
Laskar tani IPB kita

back to reff

MPKMB
(Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru) itu semacam acara ospek kalau di kampus-kampus lain. Sebelumnya, aku kira ospek IPB itu kayak kampus lain yang nggak asik karena pasti bakal disuruh bikin tugas aneh, bawa benda aneh, berpakaian aneh, plus dimarahin kakak kelas bahkan nggak jarang ada yang melakukan kontak fisik (kekerasan). Sudi amat ye digituin. Orangtuaku aja bahkan nggak pernah nyubit aku, sudi amat kalo dikerasin sama senior cih.

Tapi setelah aku tanya teteh aku yang di IPB, MPKMB itu beda. Enggak kayak ospek kampus-kampus lain :) Alhamdulillah. Tapi aku pikir jangan-jangan garing kayak MOS waktu SMA dulu -__- Tapi lagi, ternyata ekspektasiku salah besar. MPKMB IPB SERUUU. MAU LAGI LAGI DAN LAGI.

Kami, mahasiswa baru angkatan ke-48 disebut "Sahabat Tani 48". Tema dan jargon MPKMB 48 adalah "Mari bersahabat. Cintai kampus kita. Bangun Pertanian Indonesia!"

Kita dibagi-bagi menjadi lima garda. Satu garda ada tujuh laskar tani. Satu laskar tani berisi puluhan mahasiswa. Tiap laskar tani dibimbing oleh empat PJLT (Penanggung Jawab Laskar Tani), dua KPK (Komisi Penegak Kedisiplinan), dan satu medis. PJLT ini baik, baik banget malah. Sedangkan KPK itu nggak pernah senyum dan selalu tegas. Dan medis bertugas untuk ngurusin mahasiswa yang sakit.

Sebelum MPKMB dimulai, ada tiga kali PRA-MPKMB. Tujuannya untuk sosialisasi, melatih kekompakan antar kelompok laskar, mengenal kakak kelas dan panitia, dan menyelesaikan tugas-tugas yang harus dibawa saat MPKMB.

Hari pertama, aku dateng telat. Ada perkenalan PJLT (Penanggung Jawab Laskar Tani), KPK (Komisi Penegak Kedisiplinan), dan Tim Medis. Oh iya, aku masuk di Laskar Tani 19 Horta, Garda 3 Produk IPB. Horta itu boneka yang bisa tumbuh rumput di kepalanya. Lucu lho.

PJLT laskarku namanya Kak Dini, Kak Hesti, dan Kak Isman. KPKnya serem abis, perkenalan tanpa senyum dan super garang. Namanya Kak Rizki dan Kak Rinrin. Tim Medis mah biasa aja, namanya Kak Nova. Selain itu, kita juga perkenalan selaskar (sekitar 80 orang kali ya) dan main games. Kita juga dikasih tau apa-apa aja yang harus dipersiapkan.

Hari kedua, aku telat lagi. Tapi ini mah gara-gara abis ikut seminar Star Wars. Khusus untuk peserta Star Wars memang diizinkan telat satu jam. Dari auditorium rektorat, kita dimobilisasi KPK menuju Masjid Al-Hurriyah yang super jauuuh dan langsung menuju Gymnasium yang super jauuuh juga mana lari-lari pula.

Ditanyain Kak Rinrin (KPK) soal bukti izin sms. Untung aku masih simpen smsnya Kak Hesti fiuuh aku nggak disuruh ngisi data pelanggaran.

Hari ketiga, aku nggak telat hehe. Tapi aku sakit :( Pusing karena flu dan batuk. Mana jauh banget pula jalan kaki ke pintu gerbang samping hiks. Tapi seru. Kita dibagi ke dalam beberapa kelompok, disuruh bikin jargon dan yel-yel laskar. Trus diadu dan tak disangka tak dinyana, kelompokku yang menang wkwk.

Selain pra-MPKMB, kita juga mengadakan temu laskar sendiri. Bikin tugas, latihan nari dan nyanyi theme song MPKMB, dll. Ihihi asik kan ada lagu dan tariannya segala.

Di buku tugas, kita harus minta profil PJLT dan KPK. Bingung deh minta ke KPK gimana, kan deg-degan gitu kalo kaku ya namanya juga Komisis Penegak Kedisiplinan. Akhirnya, KPK maunya ketemu putri tani dan putra tani untuk ngasih profil. Waktu dibacain profil KPK cowok yang mukanya garang itu, kita shock gara-gara alamat emailnya adalah "echakeb@xxx.co.id". Semua langsung nahan ketawa wuakakak masa KPK emailnya unyu-unyu hihihi.

to be continued...

08 Agustus 2011

Together to be Better

Dalam beberapa postingan sebelumnya, aku udah pernah cerita kalau di IPB ini mahasiswa baru wajib tinggal di asrama selama setahun karena ada IP Asrama sebagai syarat wajib untuk menulis skripsi. Sedangkan bila IP Asramanya jelek, skripsi akan dipersulit.

Kali ini aku mau nampilin foto-foto kondisi kamar di asrama. Kamarku lebih tepatnya. Aku di asrama A3, lantai dua, lorong tujuh, kamar 361. Lokasinya enak.

Disini satu kamar berukuran tidak besar, oke sebut saja kecil. Isinya empat anak wow. Di dalam kamar ada dua ranjang tingkat, empat meja belajar beserta lampunya, empat lemari, plus tempat handuk. Dulu aku kira asrama itu nggak enak, tapi ternyata... enak banget!!!

Alhamdulillah aku dapet temen-temen sekamar dan temen-temen selorong yang asik. Oh iya tiap lorong punya satu perwakilan, namanya Bu RT. Dari lorongku ada Bu Rete Siska orang Pati yang edan. Tiap gedung asrama juga punya wakil yang disebut Lurah. Kenin, temen sekamarku jadi calon lurah lho. Dia menang 70% suara di A3, tapi belum dipastikan siapa yang jadi Lurah karena pemilihan disini nggak berdasarkan voting, tapi berdasarkan musyawarah.

Asrama itu enak. Sebagai sesama mahasiswa baru, apalagi yang baru pertama kali kesini, bukan orang Bogor, atau bahkan malah orang Papua, kita sama-sama nggak punya temen dan nggak tau harus berbagi sama siapa. Dengan adanya asrama, kita bisa bareng dan saling membantu.

Cari makan bareng, nyuci baju bareng, buka puasa bareng, sahur bareng, tarawih bareng, nonton film bareng, ngerjain pr bareng, aih aih seru deh pokoknya. Gimana coba kalo ngekos pasti bakal suwung abis.

Di asrama ada berbagai kegiatan rutin yaitu apel pagi, social gathering (soga) gedung, biasanya kalo ada info atau sekedar nonton bareng, soga lorong, ngalong (ngaji lorong), bolong (bobo lorong), dll. Selain itu juga ada ekstrakulikuler asrama.

Soal asrama itu horor memang benar. Kata kakak kelasku di A1 ada (dia ngalamin sendiri), beberapa orang juga bilang hati-hati kalau di A1. Sementara A2 dan A3 aman. Denger-denger di A4 ada juga tapi nggak tau cerita pastinya. Kalau di A5 (satu-satunya asrama yang jauh, deket hutan, dulu wisma buat anak Fakultas Kehutanan tapi skrg dipakai buat asrama) nih emang horor. Beberapa waktu lalu temenku dari Omda Semarang, Rahma, cerita sambil nangis karena dia digangguin. Rencananya kita mau ngaji bareng di kamarnya. Kalo asrama putra emang denger-denger banyak hantunya.

Semalem, beberapa orang lembur di kamarku buat ngerjain tugas ospek. Ospeknya mah enggak serem. Cuma seminar, games, dan lomba doang. Cuma tugasnya aja agak ribet, jadi sampe lembur deh ngurusnya. Aku yang paling duluan selesai karena udah aku cicil dari minggu lalu. Aku tidur jam setengah sepuluh. Setengah dua belas aku bangun dan mendapati mereka masih ngelembur, orangnya tambah banyak pula. Padahal lampu kamarku mati huahaha jadi kita cuma nyalain dua lampu belajar.

Ohiya balik ke topik awal, ini kamarku (dan Kenin, Cucu, Tika) selama setahun. Walaupun kecil, tapi yang penting nyaman dan senang :)

ini nih ranjang bertingkat

kasur Tika

kasur Cucu (sepreinya lagi di laundry)

catatan rumus landasan matematika di sebelah kasur Cucu

kasur Kenin

kasurku

lemariku

meja belajar Cucu & aku


01 Agustus 2011

Classmates Sebulan

kelas D2.2, matakuliah Fisika Umum
setelah acara motivation training

11 Juli 2011

Bogor - Jakarta - Bogor

Selesai kuliah jam satu siang, aku, Indah, Dian & Rika langsung ke Bara (Babakan Raya) untuk naik angkot kampus dalam. Kayaknya yang naik angkot itu anak IPB yang pada mau pulang semua. Kita turun di terminal laladon dan lanjut naik angkot 02.

Sampai di Stasiun Taman Topi, niatnya kita mau beli tiket ekonomi buat coba-coba, lagipula kereta Bogor - Jakarta kalau jam segini pasti sepi. Tapi ternyata peraturan kereta Jabodetabek udah berubah mulai tanggal 2 Juli lalu.

Dulu ada tiga tipe tiket: 11000 untuk Pakuan Express, 5500 untuk Ekonomi AC, 2000 untuk Ekonomi biasa. Dan yang berhenti di setiap stasiun itu cuma Ekonomi biasa. Pakuan Express & Ekonomi AC langsung menuju stasiun Jakarta Kota.

Sekarang beda. Semua kereta Jabodetabek berhenti di tiap stasiun. Harganya juga beda. 9000 untuk Pakuan Express, 7000 untuk Ekonomi AC, dan 5500 untuk Ekonomi biasa.

Kita pilih beli Ekonomi AC yang harganya 7000. Keretanya udah siap mau berangkat. Pas kita masuk, rupanya udah penuh. Petugasnya bilang, mendingan kita naik Pakuan Express aja yang berangkat 10 menit setelah Ekonomi AC, toh harganya sama karena bulan ini lagi promosi karena masih masa peralihan. Akhirnya kita pindah ke Pakuan Express, asyik sejuk dapet tempat duduk pula.

Yang pertama kali turun tuh Dian, dia turun di Pasar Minggu. Kedua, si Indah turun di Cikini. Aku & Rika berencana turun di Gambir. Oh iya si Rika ini orang Ciledug lho hahaha alhamdulillah banget ada yang rumahnya searah!

aku: *ngeliatin anak kecil yang lucu
rika: hoi ka, ini gambir bukan sih?
aku: *nengok ke jendela hah? masa?
rika: EH IYA INI GAMBIR TAU!

Kita-pun buru-buru keluar dari gerbong. Tepat satu detik setelah kita keluar, gerbongnya ditutup! Fiuhhh... Hampir aja. Kalo enggak, kita kebablasan sampe stasiun Kota. Langsung deh keluar stasiun dan nungguin Bianglala 44. Untungnya nunggu cuma berapa menit doang, si Bianglala langsung muncul, masih kosong-kosong pula jadi dapet tempat duduk. Jalanan sih tergolong lancar. Aku turun di perdatam dan sampe rumah dengan selamat jam empat sore.

Kereta commuter memang berhenti di setiap stasiun, tapi berhentinya cuma beberapa detik. Kadang-kadang ada suara yg ngasih tau sebentar lagi bakal sampe stasiun mana blablabla (kayak di busway), tapi nggak jarang juga tuh suara nggak muncul. Jadi jangan tidur di kereta, perhatiin tiap stasiun dan kalau belum hapal bisa liat peta jalur pemberhentian yang tersedia di atas pintu.

Karena minggu ini dapet jatah kuliah jam satu siang, aku dan yang lain berencana pulang Senin pagi. Tapi kita pulangnya nggak barengan dikarenakan jarak rumah satu dan yang lainnya cukup jauh.

Dari Jakarta jam 8 pagi naik Bianglala lagi. Jalanan agak tersendat sih. Mana busnya penuh, aku berdiri dari Cipulir sampe Senayan! Sampe gambir jam 9. Pas beli tiket, si tukang loket bilang suruh tunggu di peron 3. Tapi pas sampe peron tiga, kenapa isinya kereta tujuan Jogja -__- Sound central ngumumin bahwa kereta menuju Bogor ada di peron 1. Eh sialan nih si tukang loket. Aku lari ke peron satu. Alhamdulillah masih sempet.

Sampe bogor jam 10. Lancar sih sampe terminal Bubulak, tapi begitu naik angkot kampus dalam, mulai deh... macet panjang!!! Kata supir angkotnya jalanan situ udah macet dari pagi hiks. Alhamdulillah jam 11 sampe juga di kampus :D Langsung deh masuk kamar dan makan siang mumpung sempet biar nggak pingsan pas kuliah (aku beberapa kali hampir pingsan gara-gara kelaparan lupa makan).

Di depan kelas, banyak yang ribut, "Eh si A belom nyampe kampus, gimana nih?". Temenku juga ada yang bernasib sama di Gambir, dikibulin tukang loket. Dan ada juga yang lari-lari ke kelas sambil ngomong, "Aduh untung keburu!".

Semua pada telat sampe kampus gara-gara pulang kampung!

05 Juli 2011

Pembuat Jejak


Pembuat Jejak by Danang Ambar Prabowo

Semua bermula dari bulan Juni 2004, ketika sosok pemuda dari pesisir itu tiba di sebuah kampus ternama bernama IPB. Setelah sebelumnya disambut hangat di GWW, hingga sampailah pada satu rangkaian acara tarbiyah yang menjadi titik ledakan dalam hidupnya di sebuah tempat bernama Masjid Al-Hurriyah. Bersama para mahasiswa baru lainnya, menyimak nasehat bijak para pembicara...

"Tuliskanlah mimpi-mimpi Anda secara nyata. Jangan Anda tulis dalam ingatan saja karena Anda pasti akan lupa. Tuliskanlah secara nyata! Tuliskan 100 target Anda di atas kertas! Hingga suatu hari nanti yang Anda lihat kertas itu hanyalah coretan, coretan karena Anda telah mencapainya,"

Ia menuliskan 100 targetnya diatas dua lembar kertas dan menempelkannya pada dinding kamarnya. Meski tak sedikit yang menertawakan dan mencemoohnya, ia tetap menyimpannya. Hingga kemudian ia menyadari, satu-persatu targetnya itu kini terwujud menjadi jejak-jejak luar biasa dalam hidupnya.

Sahabat, itulah awal mula jejak-jejakku.


Untuk lebih jelas, lihat aja videonya. Amazing :)

03 Juli 2011

Merantau? Siapa takut?

Bacaan penyemangat untuk anak rantau maupun calon anak rantau:

Merantau
Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang

Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah berjuang

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak 'kan keruh menggenang

Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
Anak panah jika tak tinggalkan busur tak akan kena sasaran
Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam

Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang
Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika di dalam hutan
- Negeri Lima Menara

"WORRYING GETS YOU NOWHERE"
- The Naked Traveler 3

7 Hari Pertama

Hai aku udah seminggu di Bogor. Tepatnya di asrama putri IPB. Beberapa orang bingung tanya "Kenapa di asrama?". Untuk memperjelas, mahasiswa baru harus tinggal setahun di asrama. Ada IP Asrama dan surat bebas asrama yang dibagi akhir semester dua nanti. Kalau IP Asramanya jelek, skripsi bakal dipersulit. Sedangkan kalau nggak punya surat bebas asrama, kita nggak bisa wisuda.

Asrama putri ada lima. A1-A2-A3 gedungnya sama luasnya, sama bentuknya, sama-sama dua lantai. A4 ada 5 lantai, tapi lantai satu khusus lobi. Gedung A1-A4 terletak di satu lokasi yang sama. A5 letaknya superjauh, kasian.

Kamar ukurannya kecil, diisi 4 orang. Kecuali A5, ukuran kamar lebih kecil dan hanya diisi 2 orang. Denger-denger sih mirip penjara big brother wkwk gatau bener apa enggak. Tiap gedung ada banyak lorong. Aku di A3 lorong tujuh (lantai dua). Tiap lorong ada kamar mandinya. 3 toilet dan 4 kamar mandi biasa.

Tiap gedung ada SR-nya (senior resident). Itu kakak kelas yang ngurusin kegiatan kita di asrama, mereka juga tinggal di asrama. Kebanyakan orang jauh-jauh seperti Medan, Madium, dll. Nggak ada tuh SR orang Jabodetabek.

Temen sekamarku baru ada dua. Yaitu Kenin (Bogor) dan Cuneng (Subang). Nunggu satu orang lagi dari snmptn tertulis. Berikut sedikit hal-hal yang aku alamin di asrama:

RANJAU
Entah kenapa di sekitar asrama sering ada kucing berkeliaran. Sampe masuk-masuk pula. Mungkin karena pintu masuk asrama selalu dibuka. Kita sih nggak masalah kalau si kucing cuma jalan-jalan refreshing. Tapi yang nyebelin, si kucing eek di depan keset kamar mandi lorongku. Nggak cuma disitu, si kucing juga eek di toilet, tapi nggak masuk klosetnya. Iiih nyusahin kan! Kita sebagai penghuni lorong 7 harus ngebersihin tuh ranjau eek. Kagum deh sama temen-temen yang pada berani ngebersihin. Aku sih cuma ngeliatin sambil membantu dengan doa.

CUCI BAJU
Aku nggak biasa cuci baju sendiri. Nggak pernah. Payah ya? Dulu aku berniat, kalau nanti aku kuliah, aku mau nge-laundry aja. Di asrama juga ada jasa Bicu (Bibi Cuci) dan laundry. Tapi laundry sama bicu nggak mau nerima cuci pakaian dalam.

Aku tanya ke berbagai orang jarang yang mau pakai jasa bicu ataupun laundry. Semua mau cuci sendiri. Wiih hebat ya pada nggak malas dan manja kayak aku. Aku jadi malu sama diri sendiri. Akhirnya aku cuci bajuku sendiri pake tangan. Malemnya, tanganku sakit karena pegel.

Oh iya temenku ahli banget meres baju. Aku kan abis cuci jaket. Sebelum dijemur pasti diperes dulu kan biar airnya berkurang. Aku meres tuh jaket setengah mati, airnya nggak ngucur samasekali. Temenku yang meresin, airnya langsung ngucur banyak -___- Aku juga coba belajar nyetrika (sebenernya nggak boleh bawa setrika di asrama, aku pinjem temen yang orang Bogor). Hasilnya nggg sebut saja lumayan.

BELAJAR BAHASA
Di lorongku ada banyak orang dari macem-macem daerah. Ada dari Jabodetabek, Bandung, Pati, Ponorogo, Medan, Padang, dll. Asik kalo ngomong logatnya pada beda-beda. Lumayan belajar bahasa. Orang Medan kalo bilang "banget" itu "kali". Bahasa sunda juga lucu-lucu. Aku coba ngomong "eu" susah bener deh. Misal, "ieu" "meureun" dll. Kalo lagi kumpul makan bareng, atau ngobrol bareng, pasti deh isinya ketawa-ketawa.

MAKAN
Yep ini yang paling penting. Biasanya di rumah makanan selalu tersedia, tinggal ambil aja. Sekarang makanan harus dicari dan dibeli hiks boros. Banyak tempat makan disini. Tapi yang murah dan jadi andalan mahasiswa adalah Bara (Babakan Raya). Banyak tukang jual makanan, minimarket, warnet, toko baju tas, dll. Lumayan jauh kalo dari asrama.

Suatu siang, semua lagi kumpul di kamarku sambil bikin mading. Beberapa anak mau cari makan dulu di Bara. Aku capek, jadi aku nitip aja. Setelah dikasitau, harga makanannya murah bgt! Aku nitip tahu bacem + sayur sop + nasi cuman dua ribu. Nama warungnya Bantolo.

HOMESICK
Biasalah anak rantau. Baru hari-hari pertama nangis. Bahkan temen satu lorong ada juga yang nangis seharian, trus pulang. Padahal rumahnya di Sumedang. Ada juga yang homesick sampe sakit beberapa hari. Aku mah alhamdulillah sehat-sehat aja. Tapi kadang sedih juga, apalagi kalo ngeliat temen nangis. Lebih sedih lagi kalo ngeliat orang Bogor pada pulang.

KUMPUL OMDA SEMARANG
Hari ini nganggur. Lorong sepi. Orang Bogor pada pulang. Ada juga yang ke Pasar Kaget di Bara. Sementara aku kumpul Omda (Organisasi Mahasiswa Daerah) Semarang. Ngobrol-ngobrol, makan, ditunjukkin kelas kuliah, dll. Kakak kelas ini bakal mewariskan buku-buku TPB (Tingkat Persiapan Bersama) yang materinya sama kayak SMA, cuma lebih sulit. Selain itu ada juga acara olahraga bareng, jalan bareng, buka puasa bareng, sampe pulang kampung bareng.

Besok aku mulai matrikulasi. Doakan ya. Hiks.

25 Juni 2011

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Emang bener kalo dibilang masa SMA itu masa yang paling berkesan. Salah satunya, guru-gurunya! Berikut 5 guru yang paling berkesan dan memberi banyak pelajaran hidup menurutku:

1. Pak Narno (Fisika)
Ini guru yang super-duper paling berkesan. Beliau adalah guru mapel fisika waktu aku kelas dua. Bayangkan, setahun itu aku harus belajar mapel paling gila (re: fisika) dengan guru paling gila (re: Pak Narno). Pokoknya aku hampir selalu nggak ngerti apa yang beliau terangkan -__- Kalo lagi jelasin satu rumus aja sepapan tulis sampe penuh. Buku catetanku penuh, tapi isinya nggak nyantol samasekali hahaha.

Tiap mau masuk kelas fisika, pasti rasanya langsung deg-degan. Hal yang paling utama dipikir adalah, "Hari ini tanggal berapa?". Yap. Pak Narno punya kebiasaan begini, misalnya hari itu tanggal 22. Maka absen 22 bakal dipanggil maju untuk dikasih soal, selanjutnya Pak Narno bakal tanya tanggal lahir atau bulan lahir dari si anak absen 22. Kalau si absen 22 lahir tanggal 7, maka absen 7 harus siap-siap sekarat untuk ngerjain soal fisika di depan kelas.

Sejujurnya selama setahun itu aku nggak pernah ngerjain PR sendiri, cuma pernah ngerjain lima nomor, yaitu bab fluida (paling gampang kayak fisika SMP). Kebetulan bab itu yang ngajar adalah mahasiswa yang lagi KKN atau istilahnya PPL. Baru kali itu aku dan temen-temen ngerasa "tenang" tiap masuk kelas fisika karena nggak perlu deg-degan mikirin apa yang bakal dilakukan Pak Narno :P

Aku dan temen-temen sekelas juga pernah disetrap gara-gara nggak bikin PR wkwk. Entah pada nggak tau atau pada nyepelein. Aku sih samar-samar tau dikasih PR, tapi berhubung nggak bisa ngerjain yaudah wakaka. Akhirnya kita sekelas disuruh ngerjain PR diluar hahaha. Spesifikasinya ada di blog Rieza Amalia -> http://blognyarieza.blogspot.com/2010/01/hari-yang-super-heboh.html

2. Bu Mini (Sejarah)
Beliau juga guru waktu kelas dua. Yang paling aku inget dari kelas sejarah Bu Mini adalah... "tempat duduk belakang selalu penuh duluan". Kalo telat dan dapet tempat duduk depan itu rasanya kayak mau mati aja #lebaytapibeneran. Bu Mini juga hobinya ngasih pertanyaan lisan dengan urutan tempat duduk seperti ini:

bu mini: coba jelaskan tentang kerajaan blabliblu
nia: blebleble
bu mini: kok bisa? padahal kan oblo oblo? bagaimana itu?
nia: ublu ublu ... (belum selesai ngomong)
bu mini: lanjut ke sebelahnya!
nia: #gondoksetengahmati
ririn: obladi oblada
bu mini: ah itu sama saja kayak jawaban sebelumnya. lanjut berikutnya!
ririn: #pasrah

3. Pak Anwari (Agama Islam)
Beliau mengajar waktu aku kelas satu dan kelas dua. Pertama kali pertemuan, yaitu satu kata: degdegan banget. Sebenernya cuma disuruh baca ayat Al-Qur'an yang ada di buku paket. Bacanya urut absen dan waktu itu dari absen awal semua pada baca terpatah-patah saking groginya. Maka sampailah giliranku baca ayat yang paling susah. Badanku agak gemeteran karena grogi, mana waktu itu aku kesentor AC pula -__- makin gemeteran lah!

aku: ya ayyuha bla bla
pak anwari: mbak, kok kamu gemeteran? santai aja!

Ya ampun gimana nggak gemeteran kalo daritadi beliau sendiri yang membuat aku dan yang lainnya gemeteran. Huwaaa yah yaudahlah. Yang gilanya lagi waktu kelas dua, kita disuruh bikin mindmap mengenai materi, dan nanti beliau bakal nunjuk satu orang untuk menerangkan materi tsb di depan kelas. Dadakan amat.

Satu lagi yang aku inget hahaha, beliau pernah mengadakan ulangan dadakan mengenai materi tentang hukum jual beli Islam dan... nilainya jeblok-jeblok semua.

4. Mrs. Chris (Bhs Inggris)
Beliau mengajar kelasku waktu kelas satu. Nggak terlalu lama sih, cuma beberapa bulan. Disiplinnya tinggi. Kelas selalu diem tiap ada kelas Mrs Chris. Beliau salah satu guru yang bikin degdegan menurutku.

Beliau juga suka ngasih pertanyaan lisan. Tapi berbeda dengan Bu Mini yang ngasih pertanyaan urut tempat duduk sehingga bisa diprediksi, Mrs Chris ngasih pertanyaan acak. Sesuka beliau mau nunjuk siapa. Dan beda dari guru lain, kalau kita udah dikasih pertanyaan, jangan sangka udah bisa tenang karena Mrs Chris bisa aja menunjuk kita lagi.

Yang unik, kalau kita berhalangan masuk kelas beliau, kita harus bikin surat dengan bahasa Inggris dan dengan format yang sudah beliau tentukan.

5. Bu Etty (Bhs Indonesia)
Ini satu-satunya guru yang berkesan menurutku tapi nggak kiler, tapi lucuuu. Bukan karena suka melawak, bukaaan. Tapi tingkahnya itu lho hahaha. Beliau ngajar waktu aku kelas satu dan dua. Asik banget lah pokoknya!

Pokoknya asal tugas kita banyak tulisannya, menarik (banyak warna warni), dan cepet ngumpulnya, maka dijamin bisa dapet nilai diatas 9. Bu Etty juga gaul abis lho. Kita sering banget dibolehin nonton film selama pelajarannya asal tugas juga dikerjain. Bu Etty juga ikut-ikutan comment di foto-foto kontroversial kelas lho hahaha. Beliau comment gini: "Bokongnya Abraham kok kayak sapi perah?". Wakaka padahal itu bokongnya Ketchup alias Fadhil.

Oh iya beliau pernah "ketangkep" John Pantau waktu lagi nemenin murid-muridnya perpisahan kelas di water blaster!

Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh guru SMA Negeri 3 Semarang, baik yang pernah mengajar saya ataupun tidak. Saya mohon maaf jika pernah berbuat salah. Saya minta doa restunya agar dapat melanjutkan pendidikan dengan lebih baik lagi :)

20 Juni 2011

Lunch, Gossip, and Shopping

Gimana judulnya keren kan. Tapi tenang aja, isinya enggak keren. Ini semua sedikit banyak ada sangkut pautnya sama Ganesha Award 2011 (prom night ala sekolahku). Kita dituntut tampil meniru public figure macam artis, politisi, tokoh kartun, dll.

Aku dan kawan-kawan janjian kumpul. Kita mau bahas rencana nginep bareng, gowes bareng, dll. Berhubung ada Ganesha Awards, ya sekalian aja acaranya digabung. Berikut cuplikan rapat kami di DP Mall:

nia: eh azka, kamu jadi nabila syakieb aja. matanya sama-sama gede.
sarah: jadi anna KCB aja az!
aku: ih engga ada mirip-miripnya ah -__-

nia: hehe aku jadi titi siuman aja ya haha. azka jadi nabila 'syakit'.
rieza: nonik jadi sherina 'muna'
nia: sarah jadi dian 'sosro'
aku: rieza jadi gita 'ketawa'
nonik: atau anisa 'pohon' aja za

15 menit kemudian

rieza: kalo mau gampang mah jadi kartini aja.
nonik: iya tuh jadi pahlawan nasional aja.
aku: aku gimana? pahlawan ga ada yg pake jilbab.
sarah: cut nyak dien!
aku: dia nggak pake jilbab -__-
rieza: yaudah cari aja di google: pahlawan nasional yang pake jilbab
nia: itu aja... ki ageng serang!

Gile lu ndro! Tadi disuruh jadi Nabila Syakieb sama Anna KCB yang muda dan cantik, eh sekarang malah disuruh jadi Ki Ageng Serang yang notabene adalah mbah-mbah tuwek, LAKI-LAKI pula. Ampunilah teman-teman hamba Ya Tuhan.

Beberapa hari kemudian, habis ambil undangan Ganesha Award 2011, kita menuju citraland, nemenin Riang cari baju. Hihihi ini yang mau beli baju cuma satu orang, tapi yang nemenin ada lima orang (aku, Sarah, Nia, Nonik, Rieza). Seru juga tapi. Dulu Nonik juga pernah cari baju ditemenin tujuh orang wow hahaha. Setelah muter2 lantai 1 dan 2, lanjut ke matahari nemenin Nonik beli makanan hamster.

Selanjutnya, kita ke Toko Satria buat cari asesori. Niatnya sih semua pada mau cari asesori, tapi yang dapet cuma aku. Berarti aku beli asesori ditemenin enam orang (+1 si Kem nyusul abis kondangan).

Habis itu kita mau ke sekolah buat solat, tapi nyasar dulu di jalan!!! Tapi akhirnya nemu jalan keluar juga. Begitu tiba di depan masjid sekolah, enggg kok sepi yah. Cuma ada beberapa cowok yang lagi belajar dan ngobrol. Dan tiba-tiba muncullah sms yang bilang kalau semua pada ke rumah Sarah. Aaaah balik lagi capedeh...

Huwaa capek banget!!!

06 Juni 2011

Menjadi Sukses


Vanessa Mae - Contradanza

Tiap melihat maupun mendengar Vanessa Mae main musik, rasanya "merinding" saking kagumnya. Bagi anak-anak SMA 3, kalau masih ingat, video ini ditampilkan waktu kegiatan motivasi sebelum ujian nasional.

Dan beberapa hari yang lalu waktu aku datang ke IPB untuk menghadiri kegiatan Studium General, semacam acara penyambutan untuk mahasiswa baru dimana salah satu performance yang paling berkesan yaitu ketika beberapa almamater diundang untuk menceritakan bagaimana awal kesuksesan mereka dimulai dari kampus ini. Dan backsound acara ini adalah... contradanza.

Sehari sebelum ikut Studium General, aku dan mahasiswa baru lainnya diajak para senior keliling kampus. Kita diajak istirahat di masjid sebentar sambil disambut oleh salah satu unit kegiatan mahasiswa disana. Mereka menampilkan sebuah video dari mas Danang Ambar Prabowo, wakil IPB yang mendapat juara 1 mahasiswa berprestasi nasional.

Videonya sederhana, cuma cuplikan foto-foto yang diselingi kata-kata. Tapi video ini super inspiratif! Video ini menjelaskan bagaimana cerita jejak-jejak kesuksesan mas Danang. Dimulai ketika dia baru menjadi mahasiswa, dia menulis 100 impiannya diatas dua lembar kertas yang ia tempel di dinding kamarnya. Impiannya menyelam, impiannya melanjutkan sekolah di luar negeri, dan impian-impian lainnya. Semuanya terwujud. Dia samasekali bukan orang kaya, dia pernah menjadi tukang sapu. Dia samasekali bukan mahasiswa yang selalu dapat nilai bagus, IPK-nya pernah 2.7. Tapi dia hebat!!! Sampai akhir video, aku dan yang lain cuma bisa diam lihat layar... speechless.

Keesokan harinya ketika menghadiri Studium General, tamu yang paling berkesan adalah Dr. Ir. Bayu Krisnamurthi (wakil menteri pertanian). Beliau bilang, puluhan tahun lalu beliau sama seperti kami, duduk di Graha Widya Wisuda menghadiri acara Studium General dan berpikir "Ngapain gue disini? Bener nggak ya kuliah disini?". Beliau bercerita tentang dirinya sebagai mahasiswa baru ketika sedang diwawancara oleh dosen mengapa ia mau masuk IPB.

Jawaban pertamanya adalah "Karena saya mengikuti ajaran agama saya". Dosen bingung, kalau si mahasiswa masuk IAIN mungkin itu jawaban yang cocok, tapi ini kan IPB. Beliau kembali melanjutkan, "Karena di agama saya, saya diajarkan untuk mensyukuri nikmat. Jutaan orang di Indonesia tidak berkesempatan untuk kuliah. Jadi ketika Tuhan memberikan saya kesempatan ini, saya harus bersyukur". Jawaban yang nggak disangka-sangka -__- Tapi jawaban ini jawaban yang keluar dari mulut orang hebat.

Jawaban kedua yang ia berikan adalah, "Karena saya pengen kaya. Siapa bisa mengalahkan Jepang dan Amerika dengan teknologinya? Teknologi selalu berubah sepanjang waktu. Kalau kita mau kaya, kita harus menggunakan bidang yang benar-benar kita ahlinya. Indonesia adalah pemasok 3 besar dunia dalam hal pertanian, siapa yang bisa mengalahkan kita di bidang ini?".

Jawaban ketiga, "Karena... IPB keren ajah. Lihat aja almamaternya,". Jawaban standar mahasiswa-mahasiswa lain. Ini membuktikan bahwa sebenarnya ia sama dengan mahasiswa lainnya, yang membedakan adalah keinginan kuatnya untuk menjadi orang sukses.

Beliau juga berpesan, "Eh jangan bilang-bilang rektor ya. Saran saya sih mendingan kalau jadi mahasiswa tuh nggak usah rajin-rajin amat deh! Sekali-kali bolos boleh dong. Kalian punya jatah bolos 20% dari jumlah pertemuan. Dimanfaatkan! Tapi kalai bolosnya cuma main dan tidur mah nggak ada gunanya. Ketika bolos, lakukan hal bermanfaat seperti kerja sambilan atau kalau ada seminar bagus ya bolos aja. Nambah duit, nambah temen, nambah pengetahuan,"

Pak Bayu ini bener-bener hebat. Pidatonya tidak terasa kaku, bener-bener serasa lagi ngobrol aja. Saking semangatnya, sampe diingetin MC kalau waktunya sudah habis, tapi beliau malah minta waktunya diperpanjang hahaha. Beliau ngasih nomor hp, alamat email, dan akun twitternya segala.

Selanjutnya ada dua orang almamater yang diundang juga. Mereka berdua seorang entrepreneur. Namanya Mas Gigin dan Mas Ance. Yang unik ini nih si Mas Gigin, waktu baru jadi mahasiswa, dia bikin Dream Map. Dia nulis di selembar kertas yang ditempelin macem-macem. Tahun sekian dia harus lulus cumlaude, tahun sekian punya rumah, tahun sekian punya mobil, tahun sekian punya istri hahaha. Dulu dia sering diketawain (kayak Mas Danang yang sebelumnya aku ceritain), tapi ajaibnya semua impian dia terwujud di tahun yang ia tentukan! Hebat!!!

Lalu... bagaimana dengan kita? Bagaimana cerita kesuksesan kita?

04 Juni 2011

Bertandang ke Calon Kampus

Halo! Aku baru pulang habis dari daftar ulang di calon kampus, yaitu ... Institut Pertanian Bogor!

PRA DAFTAR ULANG
Sebelumnya aku mampir ke Jakarta dulu, ketemu Kakung & Utih serta numpang nginep hahaha. Ngomong-ngomong, ternyata anaknya sepupu Ayah ada yang kuliah di IPB juga, baru masuk tahun kemarin.

Dua hari sebelum keberangkatan, ada yg sms begini: assalamualaikum. halo aku izza (kakak angkat di IPB). adek dapet jurusan apa? mau berangkat ke bogor kapan?

Nah lho ini siapa pula. Jangan-jangan ini sepupu aku itu kali ya. Aku bingung mau ngebales smsnya bilang "teh izza" atau "kak izza". Akhirnya aku jawab sms itu pakai "kak". Ternyata itu bukan sepupuku, untung deh nggak sok-sokan manggil "teteh".

Hari berikutnya, makin banyak kakak angkatan alias senior yang sms. Ada yang nanyain mau dicariin penginapan atau enggak, mau dicariin tiket bus atau enggak, kalau butuh bantuan disuruh bilang. Berhubung aku enggak nginep di Bogor ataupun naik bus, jadi aku cuma bilang "makasih kak" di setiap sms.

Malamnya, ada senior yang ngingetin kalau aku harus berangkat pagi-pagi karena di daerah Darmaga bisa dipastikan macet besok. Akhirnya aku & keluarga berangkat jam setengah lima pagi dari Jakarta. Sebenernya deket sih Jakarta-Bogor naik mobil lewat tol, tapi Jakarta kan macet dan keluargaku belum tau kampus IPB Darmaga dimana, taunya kampus IPB Baranangsiang.

DAFTAR ULANG
Pertama kali sampai di kampus darmaga, langsung terkesima. Gila gede, rindang, dan nyaman banget!!! Dan bener aja, sampai disana walaupun masih pagi udah rame. Fiuh untung berangkat pagi.

gedung rektorat

Aku liat-liat papan pengumuman, ada data OMDA, semacam perkumpulan mahasiswa dari masing-masing daerah, salah satunya ada nama senior yang sms aku kemarin. OMDA Semarang namanya "Patra Atlas". Pantesan kemarin si senior sebut-sebut patra gitu, kirain dia tau Ayah pernah kerja di Patra Jasa haha ternyata nggak ada hubungannya. Eh ada poster presiden mahasiswa IPB namanya R*za P****** (bitch udah pada ngerti kan huahaha nih nama ada dimana-mana, langsung mikir buat sms Rieza hahaha)

Selanjutnya, mahasiswa baru ngantri di Grawida (Graha Widya Wisuda) untuk registrasi berkas. Sekalian kenalan-kenalan. Ada yang dari Bandung dengan logat sunda tulen, dari Medan, Pontianak, dll. Jauh-jauh amat ya. Untung aku tinggal di Pulau Jawa.

Aku & Gina (dari Pontianak) ngantri berkas bareng. Hiks berkasku ada yang kurang dan suruh balik lagi tanggal 22. Dodol banget nih aku nggak bawa fotokopi legalisir ijazah. Semoga jadi pelajaran buat temen-temen, kalo kuliah di luar kota periksa dulu berkas-berkasnya ya.

Habis registrasi, senior ngajak kita tour keliling kampus jalan kaki. Ternyata di IPB juga ada bus kampus dan sepeda gratis (aku kira cuma ada di UI doang). Kita ditunjukkin mana fakultas ini itu, liat bazar, nonton video, dll.

kampus IPB darmaga dari atas
(itu yg kayak payung biru namanya Grawida)

Malamnya aku nginep di kost-an sepupuku, Teh Ifa. Dia masih semester dua tapi kabur dari asrama hahaha. Asramanya nggak enak (aku udah diajak masuk ke dalamnya). Setiap kamar ada empat orang dan ada senior penanggung jawabnya. Untung dapet senior yang baik, jadinya kalau ada absen asrama bisa nitip absen. Aku diajak ke Bara (Babakan Raya) tempat biasanya mahasiswa pada cari makan, fotokopi, belanja kebutuhan sehari-hari, laundry, dll.

Hari berikutnya ada Studium General eh apa ya namanya Stadium General di Grawida. Semua mahasiswa kumpul disana. Aku barengan sama Anisa dari Sukabumi dan dua orang lagi aku lupa namanya siapa -__-

Acara dibuka dengan penampilan tari saman oleh abang-abang dari aceh. Selanjutnya ada sambutan rektor dan yang paling asik serta bikin terpukau adalah pidato dari Dr. Ir. Bayu Krisnamurthi (wakil menteri pertanian Indonesia). Btw, beliau dan pak menteri juga alumnus IPB. Aku juga barutau kalo si SBY juga ambil S3 disini #nggakgaul. Oke balik ke topik. Pidato dari Pak Bayu oke punya!!! Susah dijelaskan dengan kata-kata pokoknya hebat!!! Kita dikasih nomor hapenya segala hahaha. Beliau bilang, "Silahkan jika kalian ingin berteman dengan saya,". Jadi pengen ketemu lagi sama beliau.


PASCA DAFTAR ULANG
Fufufu pulangnya aku disuruh belajar naik kereta dari Bogor ke Jakarta hahaha. Ternyata keretanya ada 3 tipe. Ekonomi 2000 (ini yang sering dipanjat orang), Ekonomi AC 5500, Pakuan Express 11000. Aku naik yang pakuan express tapi telat beberapa detik -__- jadi nunggu satu jam kemudian deh. Turun di Stasiun Kota dijemput uwak yang kebetulan abis dari Grogol.

Banyak yang belum aku tulis ... Maklum laptop rusak jadi harus ke warnet ih mahal waktu terbatas.

18 Mei 2011

Lucky Me Part. 2

16 Mei: Saya lulus :)
17 Mei: Saya lolos :D
18 Mei: Saya stress :(

Lulus dan lolos bukan jaminan hidupmu sudah 'tenang'.
Semoga Allah memberikan yang terbaik bagi kita.

13 Mei 2011

Lucky Me

"kemungkinan ada dimana kita membuka peluang"

LUCKY VOTERS

Tau CESI High School Blog Competition? Itu ajang kompetisi blog dari Kanada, tapi ada di setiap negara termasuk Indonesia. Jadi di blog kita nulis berbagai artikel mengenai Kanada, nanti diseleksi siapa yang terbaik.

Aku enggak ikut kompetisi ini. Tapi waktu aku lagi online facebook, Lily, salah satu blogger yang masuk nominasi 10 besar minta bantuan aku untuk vote blognya. Hebat ya dia. Jadilah aku vote blognya Lily. Hari ini, aku buka email dan tau-tau ada mail dari CESI.


klik untuk memperjelas

Ada announcement blog competition. Aku heran kenapa CESI ngirim pemberitahuan? Aku kan nggak ikut lombanya, cuma vote doang. Tapi setelah aku baca lebih lanjut, ternyata aku masuk 5 Lucky Voters dan diundang ke Awarding Ceremony-nya serta dapet merchandize dari CESI. Wow hahaha.

klik untuk memperjelas

Sayangnya, acaranya diadakan Sabtu, 14 Mei besok di kantor CESI di Jakarta. Yah kenapa harus tanggal segitu? Coba kalo aku udah dapet kuliahan, pasti aku dateng deh. Pihak kantor CESI di Jakarta udah nelpon aku soal ini. Mereka bilang kalau aku nggak bisa datang, nanti hadiahnya akan dikirim ke alamatku.


BLOG MEMBAWA BERKAH
Ini ada hubungannya sama tulisan sebelumnya. Setelah aku vote blognya Lily, aku mampir ke blognya. Ada banner Lomba Blog Pajak STAN, tapi kok di blog Lily nggak ada artikelnya. Oh si Lily ini cuma masang banner, tapi nggak ikut lombanya.

Aku masuk ke situs Tax Paradise (acara dari STAN) dan liat post tentang lomba blog pajak. Hadiahnya menarik. Kebetulan aku lagi butuh harddisk external. Tapi aku bimbang mau ikut atau enggak. Disuruh nulis minimal lima artikel tentang pajak. Aku buta perpajakan. Cuma ngerti kasus Gayus Tambunan doang. Tapi akhirnya aku punya ide dan jadilah satu artikel. Ternyata batas pendaftaran dan pengumpulan artikel paling lambat 2 April. Padahal hari itu tanggal 2 April -_-

Aku jadi pesimis. Mana bisa bikin lima artikel pajak dalam semalam. Tapi berhubung aku nganggur malas belajar, jadinya aku bikin aja artikel pajak lagi dan jadilah lima artikel. Hah rasanya puas bisa terkejar deadline. Tak disangka tak dinyana, aku juara dua! Aku dapet harddisk external 250GB dan sertifikat :D

harddisk 250GB, emang lagi butuh banget

Walaupun pengiriman hadiahnya telat (mungkin karena cuma aku yang tinggal di luar Jakarta), yaudahlah nggak papa yang penting sekarang udah sampe. Dunia maya ternyata berguna juga. Makasih Ya Allah :)

12 Mei 2011

Dadah Dispenser

Oke, capek nungguin foto-foto yang entah kapan diupload. Padahal kemaren ada tiga SLR yang berisi foto-foto tapi nggak satupun upload. Mungkin masih sibuk cari kuliah kali ya. Takut keburu lupa, mendingan aku tulis sekarang.

BERANGKAT
Ada jarkom disuruh kumpul jam enam. Berhubung aku orang yang super ontime, aku datang tepat waktu. Sialan di sekolah belom ada siapa-siapa -_- Aku yang pertama dateng, terus Moses, lanjut Sara, kemudian Amin.

Karena mau ada upacara di sekolah, jadinya kita pindah pangkalan ke TIC. Takutnya ntar gerbang sekolah ditutup. Lama buanget nungguin yang ngaret yaitu Abu & Pujo. Jelas-jelas nggak bisa ditinggal karena mobil Pujo salah satu akomodasi. Setelah mereka berdua dateng, akhirnya kita berangkat!!!

Aku semobil bareng Awul, Yuan & Aryo. Berempat doang hahaha lega banget. Begonya, kita berempat kan mau survey dulu ke Jimbaran buat booking tempat, tapi kita baru inget kalo tiket masuk umbul sidomukti juga ada di mobil ini -__- Jadi kita harus sampe umbul lebih dulu dari yang lain. Yah nggak jadi survey ke Jimbaran deh.


MAIN DI UMBUL SIDOMUKTI
Kita sepakat untuk nggak ambil paket outbound. Jadi, kalau mau main apa-apa silahkan bayar sendiri. Pertama-tama, aku dkk galau mau main flying fox atau enggak. Serem bawahnya jurang. Akhirnya nggak jadi naik daripada ragu.

Terus duduk-duduk di kolam renang. Enaknya berenang. Aku pengen tapi kondisi lagi nggak memungkinkan dan males kalau rambutku basah.

Aku, Nunggil, Riska coba mau main apatuh namanya jembatan jaring. Gilaaa serem banget baru jalan beberapa langkah, aku langsung gemeteran!!! Serem suer dibayar satu juta aku tetep ogah suruh lanjut jalan.

Habis foto-foto, kita langsung menuju villa :D

VILLA
Untung villa-nya bukan villa yang tahun lalu aku sewa buat perpisahan juga. Villa yang ini lebih gede, lebih bagus, lebih enak. Lantainya kayu semua pula (kecuali kamar mandi). Aku, Yuan, dan Awul dapet kamar yang enak untungnya!

KARAOKE
Dari siang sampe sore, kita karaokean. Kita udah siapin beberapa CD dan mikrofon. Tapi lagu-lagunya jadoel -__- Lagu baratnya macam westlife, mariah carey, michael learns to rock, dll. Untungnya banyak lagu Sheila on 7. Selain itu yang jadi andalan adalah lagunya Nikita Willy - Ku Tetap Menanti dan Anang feat. Aurel - Dimarahin Tuhan. Gyahahah.

MANJAT GERBANG VILLA ORANG
Entah apa kegiatan ini bisa disebut kriminal atau tidak. Sore-sore habis mandi (eh Sara belum mandi deng), kita main ayunan di villa bawah. Villa sebelahnya itu gede dan mewah banget layaknya istana negara. Kita terpesona. Anehnya villa itu pintunya kebuka tapi gerbangnya terkunci.

"Eh kira-kira ada orangnya nggak ya?"
"Kayaknya nggak ada deh. Aku penasaran pengen masuk"
"Yah gerbangnya dikunci. Eh tapi kita bisa manjat"

Dan sintingnya, Depe ngelempar sandalnya ke dalem taman villa gede itu dan manjat gerbang! Gilaaa gimana kalo ada orang. Aksi nekat ini diikuti oleh Sara, Intan dan Lita. Sementara aku, Rida Zura dan Vari cuma bisa melongo antara iri dan takut mau manjat atau enggak. Akhirnya Rida Zura manjat juga. Aku juga ah hahaha. Nekat.

Kita langsung jalan-jalan di villa aneh itu. Serius aneh. Sulit dijelaskan denga kata-kata tapi villa itu walaupun megah tapi terkesan misteri. Mulai deh foto-foto di depan ayunan ala belanda, di anak tangga depan pintu masuk, dan di pinggir air mancur yang ada patungnya.

Disaat kita manjat gerbang lagi mau keluar, eh dari kejauhan tiba-tiba ada yang teriak "MALIIING". Sialan siapa sih itu. Kita langsung kabur wkwk.

Selanjutnya, kita jalan-jalan keliling daerah sana dan aku ketiban sial lagi. Sandal kiriku putus -__- Wtf. Denger-denger sih tadi si Onne lagi ke Indomaret, langsung aku minta dibeliin sandal swallow. Eh sandalnya Lita juga putus.

GAMES
Salah satu game yang paling sinting adalah tebak kalimat. Diperagain orang gitu. Padahal aku bisa langsung nebak, "Lampion dari Cina" wkwkwk hebat ya. Tapi nggak dikasih hadiah -___-

BAKAR JAGUNG DAN SOSIS
Cowok-cowok ngurusin penyalaan arang, sementara yang cewek ngurusin ngupas jagung & sosis. Kebetulan tadi sosisnya udah dikupasin Abu & Ridho, jadi aku tinggal ngiris sosis biar bagus. Ngirisnya melingkar alias muter. Mudeng nggak?

abu: ini jagungnya bisa dimakan mentah nggak?
aku: ya bisa-bisa aja. tapi kan...
abu: *makanjagungmentah
yuan: -____-

Sementara kita nungguin arang yang nggak jadi-jadi, Pujo malah minta sosis, "Aduh aku nggak tahan sama sosisnya. Bakar di kompor ah!". Gila. Eh tapi hasilnya enak lho. Akhirnya kami orang-orang frustasi bakar-bakaran di kompor. Aih aih sosisnya enak dan bentuknya bagus... Siapa dulu yang ngiris.

Bosan bakar sosis, akhirnya kita bakar jagung di kompor juga! Emang sih butuh waktu lebih lama sampe jagungnya mateng. Bayangkan, satu kompor dibuat 6 orang bakar jagung -__-

Edannya orang-orang yang baru aja bakar sosis malah langsung mencret. Mana perutku juga langsung jadi gaenak gara-gara denger cerita mereka -__-

SESI CURHAT
Tengah malam sampe pagi. Awalnya ngantuk banget tapi lama-lama jadi sedih juga. Hiks. Speechless...

FOTO BERSAMA
Waktu kita mau pulang, pasti foto sekelas buat kenang-kenangan dong. Kita malah foto di halaman villa sebelah karena halaman villa kita udh kepenuhan buat parkir mobil. Kebetulan ada beberapa anak SMA yang lagi survey villa (mungkin), jadi kita minta tolong dipotretin.

Pertamanya, foto senyum biasa. Selanjutnya seperti biasa kita foto sambil mengucapkan sesuatu. Bilang "KUDAAAA". Terakhir kita bilang "CINAAA". Wth yang motretin malah ngakak mungkin karena dia juga cina wakakak.