02 April 2011

Surat untuk Dirjen Pajak

Kepada yang terhormat Direktorat Jenderal Pajak,

Baru-baru ini kami, masyarakat menyaksikan dan mendengar dengan mata serta telinga kami sendiri mengenai kasus mafia pajak. Tentunya Anda sudah mengetahuinya. Mungkin Anda juga sudah mengetahui hal ini dari bertahun-tahun yang lalu, ketika kasus ini belum muncul ke permukaan pers.

Kami sudah tidak asing lagi dengan kasus korupsi di kalangan pejabat negara. Kami sudah tidak merasa heran ketika salah satu pegawai Anda, yaitu Gayus Tambunan, mendadak terkenal di seluruh Indonesia. Segala kinerja buruk pemerintah yang terkuak ke media sudah kami duga sejak jauh-jauh hari.

Kami memang tidak kaget dan tidak heran. Tapi untuk kesekian kalinya, kami merasa kecewa. Sangat kecewa. Apalagi kali ini menyangkut Anda, Dirjen Pajak. Instansi dimana kami rela mengorbankan waktu kami hanya untuk mengantre membayar pajak demi memenuhi kewajiban kami sebagai warga negara. Tidak jarang kami harus bolak-balik untuk mengurus surat-surat tertentu. Bahkan pegawai Anda, sering mempersulit kami untuk membayar pajak.

Kami berusaha percaya pada Anda untuk mengurus perpajakan. Mengurus tersalurnya dana untuk pembangunan negeri yang sampai saat ini belum kami rasakan perubahannya.

Anda sungguh mengecewakan kami. Hingga saat ini, kami hanya bisa menanti datangnya hari dimana Anda bisa melakukan pekerjaan Anda dengan baik dan benar. Kapan hari itu datang? Kami rasa hanya Anda sendiri yang bisa menjawabnya.




2 komentar:

aldriana mengatakan...

saya setuju banget sama kalimat yang terakhir.

Nadia Azka mengatakan...

terimakasih mbak aldriana :)