02 Desember 2011

Everyone Can Be A Journalist

Rabu kemarin, kru magang dan kru resmi Koran Kampus IPB (Korpus) berkesempatan mengikuti pelatihan blog jurnalistik oleh Kak Reza Ardiansyah, salah satu senior yang sudah lulus. Banyak manfaat dan informasi yang bisa diambil dari pelatihan kali ini, apalagi bagi saya dan teman-teman angkatan 48 yang masih menjadi kru magang.

Apa sih yang terpikir oleh kalian jika mendengar kata 'blog'?

"Blog adalah versi digital dari diri kita," ujar Kak Reza.

Suka menulis fiksi? Jadikan blog kita sebagai blog kumpulan cerpen. Suka menggambar? Blog komik bisa jadi pilihan yang menarik. Suka berbisnis? Blog bisa digunakan sebagai media promosi. Tunjukkan siapa diri kita kita lewat konten blog.

Dengan adanya blog, siapapun bisa menjadi penulis. Kita bebas memfungsikan blog kita sesuai yang kita inginkan. Bisa digunakan sebagai catatan harian, tempat publikasi karya kita (foto, gambar, cerpen, puisi, dll), maupun digunakan sebagai media pemasaran suatu produk.

Tidak perlu khawatir akan hilangnya suatu data. Karena dengan menulis blog, data kita akan tersimpan selamanya di host tersebut. Pernah dengar kan, "tempat terbaik menyimpan rahasia adalah di tempat umum".

Aktualisasi
Yang marak dari penggunaan blog di jaman sekarang ini adalah 'citizen journalism'. Siapapun bisa menjadi wartawan dengan menulis di blognya. Semisal, seseorang menonton suatu konser musik kemudian mempublikasikan hasil resume ke blog keesokan paginya. Sedangkan majalah mingguan baru mempublikasikannya seminggu kemudian. Aktualisasi inilah yang membuat citizen journalist dilirik.


Lalu, bagaimanakah agar tulisan kita terlihat menarik? Seperti yang kita tahu, jika kita ingin menjadi pencipta lagu handal maka sering-seringlah mendengarkan musik. Begitu juga dengan menulis, kita harus rajin membaca. Selain memperluas wawasan, kita menjadi mengerti bagaimana caranya membuat tulisan yang bagus.

Membaca tidak terpaku harus buku. Banyak media lain yang bisa kita baca seperti koran, majalah, buletin, dan lain-lain. Jika dikaitkan dengan citizen journalistic maka 'blogwalking' menjadi salah satu pilihan. Blogwalking adalah istilah dimana kita mengunjungi, membaca, dan meninggalkan jejak di blog orang lain. Dengan blogwalking kita bisa melihat kehidupan dari mata orang lain, dari sisi yang lain yang mungkin tidak pernah terpikirkan oleh kita.

Dan meskipun hanya sebagai citizen journalist, ketika kita mengutip sesuatu (kalimat, foto, atau video), jangan lupa mencantumkan sumbernya. Walaupun bukan jurnalis profesional, kode etik wartawan juga harus dipatuhi. Hargai karya orang lain jika kita ingin karya kita dihargai :)

note:
Kunjungi blog Kak Reza http://hore-punya-blog.blogspot.com
Bagi blogger mahasiswa atau alumni IPB, silakan bergabung di group facebook: Blogger IPB, Komunitas Blogger IPB. Atau bisa klik www.bloggeripb.org

4 komentar:

Devara mengatakan...

kalo lewat twitter bisa disebut citizen journalist juga nggak?

Ay Paramudita mengatakan...

aku buat blog baru. terinspirasi dari postmu yang ini. hehe

Rachel mengatakan...

Waawww...artikel ini smakin bikin semangat nge-blog nih, thanx bgt....

oya, ijin tukeran link yaaa, linknya udh nangkring di blogku....thanks :)

Nadia Azka mengatakan...

@devara: iya. bisa diambil contoh @detikcom misalnya, itu juga termasuk citizen journalist

@ayu: hohoho aku belum sempet nulis lg nih -_- ntar abis uas kayaknya baru mau rombak blog

@rachel: hai makasih udah mampir :) siap linknya juga udah dipajang