20 Desember 2012

Anak-anak Spesial

menanam benih tomat

Akhir pekan kemarin, aku dan teman-teman Indonesian Youth Act di Bogor berkesempatan untuk datang ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Al-Irsyad di daerah Empang (belakang sungai Cisadane). Dalam kunjungan pertama ini, kami mengajak mereka belajar menanam tomat dengan metode hidroponik.

"kalian kalau pulang naik apa?"
"naik angkot, kak,"
"berapa kali?"
"dua kali,"
"sama siapa? dijemput?"
"sendiri aja,"

Sendiri. Aku nggak habis pikir. Bagaimana bisa anak-anak (atau remaja) ini dibiarkan pulang-pergi sendirian tanpa didampingi orang dewasa. Aku juga nggak paham bagaimana awal cerita mereka menjadi siswa sekolah ini. Seorang anak mengatakan bahwa ia sudah sejak awal bersekolah di SLB, seorang yang lain mengatakan bahwa dirinya pernah bersekolah di sekolah 'biasa' sebelum akhirnya pindah kemari. Aku nggak ngerti kenapa seorang anak laki-laki yang ingin jadi tentara bisa malu sampai menutup muka walau hanya diminta berkenalan di depan kelas.

Betapa begitu banyak yang aku belum tahu. Ini masih awal untuk mengenal dan masuk ke dunia spesial mereka. Bismillah :)

Tidak ada komentar: