25 Januari 2013

Kok Rahma Yang Ini?

Dua hari yang lalu, aku dan beberapa temen-temen Organisasi Mahasiswa Daerah (Omda) Semarang janjian di SMA 3 (sekolahku) untuk bagi-bagi tugas nganterin undangan.
Jadi begini, tiap liburan semester ganjil selalu ada kegiatan IPB Goes To School, semacam pengenalan mengenai IPB ke anak-anak kelas tiga SMA. Tahun ini IPB Goes To School menyewa sebuah gedung dan mengundang maksimal 9 anak dari setiap SMA di Semarang dan sekitarnya. Undangan udah dikirim beberapa hari sebelumnya oleh pihak rektorat melalui fax, jadi kali ini kami memastikan apakah sekolah tersebut sudah menerimanya atau belum, plus banyak juga sekolah yang enggak punya fax.

Sayangnya massa yang datang pagi itu cuma dikit. Aku, Chevia, Uli dari Semarang. Alif dan Ita dari Ambarawa (baik banget mau jauh-jauh kesini >.<). Alif dan Ita bertugas menyampaikan undangan ke daerah Ungaran dan sekitarnya. Sementara aku, Chevia, dan Uli bertugas ke sekolah-sekolah yang letaknya kami tau. Alif dan Ita langsung pergi naik motor berdua. Sementara tinggal Uli yang bawa motor. Aku sama Chevia bingung naik apa. Akhirnya kita nelpon Rahma, dulu anak SMA 2 yang juga satu jurusan sama Chevia di kampus.

Uli: nomor hpnya Rahma yang mana sih? Di kontakku ada banyak.
Chevia: yang belakangnya 49.

Lalu, Uli telepon si Rahma.

Uli: ma, bisa ke smaga sekarang nggak? kita motornya kurang
Rahma: ha? ngapain?
Uli: nganterin undangan ke SMA-SMA. please ma tolong kesini. rumahmu mana?
Rahma: banyumanik.

Pas Uli bilang rumahnya Banyumanik, aku sama Chevia agak heran. Kan dulu sekolahnya di SMA 2, kok rumahnya Banyumanik sih. Tapi enggak apa-apa sih toh si Vivin temen sekelasku pas kelas satu juga rumahnya Ungaran (?)

Rahma: hm ya insya Allah ya.
Uli: beneran lho kesini kita tunggu di smaga.
Rahma: aku tuh nanti mau main yo! ngapain aku ke smaga.
Uli: ya sekalian kamu turun ke bawah sekalian pergi main.
Rahma: tapi aku belum mandi.
Uli: nggak usah mandi! langsung ke smaga aja.
Rahma: iya iya

Kita lega karena Rahma udah "oke" mau ke sekolah. Sambil nunggu Rahma, kita boncengan bertiga naik motor ke SMA 1 nganterin undangan. Sesampainya di SMA 1, Rahma bilang dia udah sampe di smaga. Uli minta Rahma langsung ke SMA 1 aja. Uli nungguin Rahma di luar. Aku sama Chevia masuk ke dalam SMA 1.

Setelah kita keluar, ternyata Rahma udah dateng. Dari belakang kok nggak kayak Rahma ya.

Chevia: lho tumben Rahma pake rok
aku: kok style-nya nggak kayak Rahma ya.

Orang yang kita duga Rahma itu balik badan sambil nyengir dan betapa kagetnya kita bahwa itu ternyata ........ AGHNIA RAHMA! Iyah itu Rahma anak smaga, temen SMA kita dulu! Kok Rahma-nya yang iniiiii sih! Kami ketawa nggak habis pikir.

Aku cek nomor hp Rahma SMA 2 ternyata belakangnya 46, sementara Rahma temen SMA belakangnya 49. Ih beda tipis!
aku: mah, kok kamu gila sih ma? udah tau kita salah sambung, kamu tetep nyamperin.
Rahma: habisnya aku kasian sama kalian. kok kayaknya ga ada yang bantuin gitu. 
aku: tapi tetep aja gila huahahaha
Rahma: makanya kurang baik apa coba aku! belum mandi lho aku!

Akhirnya Rahma kita titipin dua surat untuk ke SMA yang lokasinya deket rumahnya. Rahma kembali ke Banyumanik hahaha :D

3 komentar:

ella mengatakan...

hi salam kenal :)
nice story.
please, follow back if u dont mind.. thank you

Febriani Farida mengatakan...

nice blog :)
kak boleh minta followbacknya? terimakasih xoxo

Nadia Azka mengatakan...

terimakasih sudah mampir :)