01 Januari 2013

Sebelum 2012 Berakhir

Semua orang ribut mengenai perayaan tahun baru. Ada yang sibuk mempersiapkan selebrasi dengan bakar jagung, menyalakan kembang api. Ada juga yang sibuk memperdebatkan perihal boleh atau tidaknya perayaan tahun baru. Aku termasuk yang mana? Tidak keduanya hahaha.

Di hari terkahir tahun ini, tadinya aku berniat masak-masak bareng temen kos-kosan. Bukan dalam rangka apa-apa sih, ya karena kita memang mau makan malam. Tapi sebelumnya, aku ada janji pesta duren jam lima sore. Umi baru pulang dari Pekalongan dan habis panen duren!
Kami makan duren dua varian (gatau apa namanya). Ohiya, sebelumnya mereka baru pulang dari studi banding sekaligus jalan-jalan ke Jogja. Jadi Kak Erma, Kak Tony, dan Masjaw cerita mengenai perjalanan mereka kemarin. Mulai dari membully Masjaw, Adit yang nge-stok baju couple padahal ga ada couplenya, sampe seremnya melewati jalan pintas hutan. Tapi mana oleh-olehnya? Mana gantungan kunciku (-_-)

Rupanya kita mau karaokean. Lho, aku enggak mempersiapkan apa-apa. Baterai ponsel hampir habis karena tadinya nggak ada rencana mau keluar sama sekali. Aku pikir tadinya mungkin habis magrib aku bakal pulang ke kos. 

Akhirnya kita menuju tempat karaoke Yaho, di Jogja (nama toserba) jalan baru. Diluar dugaan, jalanan lancar dan tempat karaoke sepi. Alhamdulillah deh. Kita karaokean dua jam. Lagu pertama dimulai dengan Rumor - Studi Banding. Hahaha ada juga lagu beginian cocok lah sama kita. Mulai dari lagu jawa, lagu galau, sampe nge-rock semua kita nyanyiin selama dua jam. Jam sepuluh kita selesai.

"Yuk, balik yuk ke Dramaga,"
"Hah balik? Masih jam sepuluh,"
"Masih pagi nih!"
"Apa kata temen-temen kosan gue kalo jam segini udah balik hahaha,"

Kita galau. Mau nonton, tapi udah kemaleman. Mau ke warung kopi di Dramaga, tapi udah pernah. Nanda dan Inge balik duluan ke Dramaga karena mereka ada janji lain. Tersisa aku, Marita, Umi, Kak Erma, Masjaw, Kak Tony, David, dan Adit yang bingung mikir mau kemana.

"Dasar para jomblo,"
"Ngaca,"

Hahaha. Akhirnya kita memutuskan untuk shalat isya dulu biar dapet pencerahan. Lalu habis shalat...

"Gimana, udah dapet ide?"
"Belom. Soalnya gue masih jomblo,"

-___- Karena sudah malam dan belum makan, jadi pilihan yang tepat adalah mencari tempat makan. Tadinya mau di sekitar daerah Yasmin, tapi apa daya kenyataan berkehendak lain. Kita memutuskan untuk menuju pasar malem karena aku belom pernah ke pasar malem hahaha (Y). Ternyata pasar malem isinya tukang jualan baju sepatu, dll. Permainan untuk anak-anaknya standar ada komidi putar, bianglala. Yaah coba ada rumah hantu! Kan kita pasti masuk!

bianglala di pasar malem. muternya kenceng banget.
  
Sesampainya di sebuah warung tenda, kita masuk dan pesen makanan. Sambil makan, sambil buka sesi curhat dan jujur-jujuran sambil membully LOL. Pipi sampe sakit ketawa melulu. Ini terkait 'i***-i***', baik yang masih dipelihara atau udah dilepas. Ini laki-laki pada jahat amat sih sama i*** terdahulunya wkwk.

Dari warung tenda yang kami tempati, terlihat jelas meriahnya kembang api yang dinyalakan di detik-detik pergantian tahun. Berisik! Disini aja udah cukup menyeramkan suaranya, gimana kalau bunyi bom dan tembakan di jalur Gaza ya.

Jam setengah satu pagi kita pulang. Jalanan sepiiii banget. Kita enggak merayakan tahun baru kok, kita cuma pesta duren, karaoke, dan makan. Kebetulan aja momennya pas di akhir tahun. #anti-mainstream

2 komentar:

Eriska Triana P mengatakan...

follback ya mbak, blognya bagus :)

Nadia Azka mengatakan...

terimakasih eriskaaa