12 Februari 2013

Re-Action Team dan Kosgoro

11 Februari! Hari ini hari pertama aku mulai masuk kuliah di semester empat! Mata kuliahnya menarik dan seru. Usai kuliah, aku dan beberapa temen mengajukan surat permohonan tambahan kuota supporting course (sc) matakuliah Pendidikan Ekonomi Keluarga dari Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen (IKK). KRS-an di kampusku emang ribet, kapan-kapan aku cerita di postingan khusus. Lama banget nungguin sekretariat buka berhubung sedang jam makan siang. Akhirnya aku ijin pergi karena mau ngurus kegiatan lain.

Kegiatan apa? Jadi, aku dan temen-temen (ReAction Team) punya proyek sosial tentang edukasi pengolahan sampah. Dan hari ini hari pertama kampanye kami, lokasinya di Panti Asuhan Kosgoro, Cibanteng. Ini diluar jadwal. Seharusnya tanggal 24 Februari, tapi rupanya tanggal segitu ada pilgub Jabar, jadi penggantinya dibuat hari ini. Cukup ribet ngurus berapa kardus dan majalah bekas yang dibutuhkan, gunting, cemilan, dll. Mana siang itu panasss banget.

Aku pulang ke kost-an. Mandi, shalat, dan langsung siap-siap berangkat menuju lokasi janjian di BNI. Waktu aku keluar kamar, eh malah gerimis dan muncul guntur. Mbak Ana (tetangga kamar sebelah) yang lagi main gitar di depan pintu nanyain aku.

"Mau pergi, ka? Ini bakal hujan deres lho kayaknya,"
"Iya. Aku udah janji,"

Mau cuaca kayak gimanapun juga, kami udah janjian sama pengurus dan anak-anak panti. Jadi ya tetep berangkat dong. Toh hujan deras tiap sore juga udah biasa. Eh di jalan ketemu si Eno.

"Hey lien mau pergi? Rempong bawa gembolan,"
"Iya no hehehe,"

Ngeliat si Eno lagi jalan menuju kontrakannya yang tinggal beberapa meter lagi, sementara di tengah gerimis menuju hujan deras ini aku harus beraktivitas diluar itu rasanya... "Haaah enak banget si Eno ntar ujan deres udah sampe di kontrakan bisa makan, istirahat, nonton tv,". Hmm, but life goes on

Turun dari angkot, walaupun bawa payung, aku memilih berteduh cukup lama di toko counter pulsa. Sekalian beliin pulsa buat Mbak Ana yang tadi nitip. Kalau aku jalan ke BNI, toh pasti temen-temen yang lain belum sampe, hujan terlalu deras, jalanan tergenang. Bisa-bisa aku kehujanan, properti basah dan rusak, aku bisa sakit. Jadi mendingan berteduh sama beberapa anak-anak SMP yang enggak sedia payung sebelum hujan.

Sejam kemudian hujan reda, tinggal gerimis. Aku langsung ke BNI. Akhirnya temen-temen datang satu per satu. Ayu, Dadan. Aji enggak bisa ikut karena lagi rapat BEM. Terus ada dua temen kami yang bersedia jadi relawan, yaitu Mpit dan Tipong. Tinggal nungguin si Ahmad yang enggak ngangkat telepon maupun balas sms. Selang lama kita menunggu, akhirnya ada sms dari Ahmad, "Saya udah di lokasi,". Lah tau gitu bilang kek daritadi malah nggak angkat telpon/ bales sms -___-

Sesampainya di lokasi, kami ngajakin adik-adik panti untuk berkumpul di masjid. Syukurlah ternyata mereka anak-anak SD (walaupun ada beberapa anak SMP dan SMA juga). Aku pernah berkegiatan di panti asuhan waktu SMA, aku dan kelompokku mengira kalau anak-anak yang tinggal disana masih SD, rupanya malahan udah SMA. Kaget. Gimana caranya anak SMA yang belum ngerti apa-apa kayak aku dan temen-temen kelompokku disuruh bikin aktivitas sama anak-anak SMA juga. Canggung-lah. Tapi alhamdulillah kegiatan selama empat harinya lancar. Cek disini.

Balik ke cerita, setelah kami mengumpulkan anak-anak di masjid, kami ajak mereka kenalan satu per satu dengan games domikado. Hehehe pokoknya adik-adik ini menyenangkan banget deh! Mereka juga ngajakin nari, nah kebetulan kami memang mau ngajakin mereka nari roll dancenya AIESEC. Awalnya susah untuk meminta mereka baris yang rapi biar bergeraknya lebih leluasa, tapi akhirnya bisa dibujuk juga. Aku ajakin nari dan mereka bener-bener semangat ngikutin gerakan tariannya.

Disini aku banyak bicara. Bisa dibilang bertindak sebagai MC atau pemandu acaranya. Waktu nggak banyak karena kami telat datang akibat hujan, jadi harus diatur sedemikian rupa tatanan acaranya. 

Kami ajak adik-adik untuk duduk melingkar. Kami menjelaskan soal pentingnya membuang sampah di tempat sampah dan pengolahan sampah. Perlu pancingan-pancingan tersendiri untuk membuat anak-anak ini memperhatikan, aktif, dan merespon apa yang kita sampaikan.

"Menurut adik-adik, sampah itu gimana sih?", aku coba lontarkan pertanyaan.
"Bau!"
"Jijik!"
"Harus dibuang!"

Mereka menyampaikan hal-hal negatif jika ditanya mengenai sampah. Ketika kami menanyakan bagaimana seharusnya agar sampah di dunia ini berkurang, mereka juga masih menjawabnya dengan kosakata seperti: dikubur, dibakar, dll. Nggak ada kata 'olah' atau 'didaur ulang'. Kami ajak mereka melihat video mengenai pentingnya membuang sampah sembarangan, dampaknya, dll. Sebagai contoh, aku tanya, "Emangnya kalian mau kalau di Bogor banjir kayak Jakarta?"

"Mau kak, soalnya bisa berenang,"
"Iya kak, kan seru tuh!"

Hihihi anak-anak. Setelah kami jelasin bahwa di air banjir itu banyak terdapat penyakit dan menyebabkan banyak kerugian lainnya, akhirnya mereka paham bahwa banjir nggak se-seru yang mereka bayangkan. Kami ajak mereka mingle-mingle (berbaur satu sama lain berputar-putar) dan membuat kelompok. Masing-masing kelompok diharuskan membuat kerajinan tangan dari kardus bekas sepatu, majah bekas, dll.
 
dadan dan ahmad plus sekelompok adek-adek Kosgoro

Aku sempet negative thinking karena aku takut mereka nggak tertarik, tapi ternyata aku salah besar. Mereka suka banget! Mereka bikin karya bagus-bagus! Serius menggunting, menempel, menggambar. Sampai pada akhirnya azan magrib berkumandang dan kami harus shalat berjamaah.

"Nanti dulu kak, aku masih bikin ini nih,"
"Ayo udah dipanggil Allah tuh. Solat dulu, ngaji dulu, baru kita mainan lagi,"

aku, ayu, dan adek-adek Kosgoro

aku suka daur ulang sampah

Usai shalat, kami mengobrol dengan pengurus panti, sementara adik-adik kembali melanjutkan kerajinan tangan mereka (bener-bener nggak nyangka mereka seantusias ini). Karena udah terlalu malam dan besok kami kuliah pagi, jadi terpaksa kami ajak adik-adik berhenti dulu. Kan mereka juga harus ngaji dan belajar.

"Kesini lagi ya kak!"

Wah terimakasih YaAllah telah mempertemukan kami dengan adik-adik super ini :)
Minggu depan, kami bakal berkolaborasi sama Earth Hour Bogor loh! Semangat!

1 komentar:

Anonim mengatakan...

keep spirit for your project nad :)