26 April 2013

Green Summit Superseru

Akhir pekan kemarin aku ikut acara International Youth Green Summit (IYGS) 2013 di Universitas Indonesia, Depok. Satu kata; seru!

Hari 1
Jumat sore, aku, Tipong, dan Ayu (temen sekelompok) langsung menuju Stasiun Pondok Cina, Depok. Kami dikasih arahan untuk menuju lokasi homestay di Perumahan Pesona Khayangan. Sesampainya disana, ternyata kita masih ditumpangin di rumah Profesor Aci, dosen psikolog UI. Yah, lumayanlah istirahat bentar. Ngobrol macem-macem, makan malam, kenalan sama peserta lain.

Tapi sampai jam setengah sepuluh pun kami belum dapat homestay. Duh kan, padahal udah ngantuk. Akhirnya kami dibawa menuju rumah lain, tapi masih dalam kawasan Pesona Khayangan. Ternyata kami di transit-in lagi, kali ini di basecamp panitia. Baru deh abis itu kami diantar Kak Aan dan Kak Jay ke asrama UI, karena nggak ada pilihan lain.

Kelihatannya ngenes ya. Nggak dapet homestay. Ditaruh di asrama. Tapi nggak masalah. Malah bersyukur. Kalau tinggal di asrama kan bisa lebih leluasa, daripada homestay di rumah dosen. Ngomong-ngomong, asrama UI ini aneh (menurutku). Aku bersyukuuur pernah diwajibkan tinggal di asrama TPB IPB yang suasananya ribuan kali lebih hangat dan menyenangkan daripada asrama UI.

Hari 2
Pagi-pagi di lokasi, kami bertiga ketemu Alan, temen sekelas di manajemen juga. Dunia sempit. Rupanya dia datang jadi peserta. Hari ini jadwalnya seminar dan workshop. Banyak kenalan dengan orang-orang lain yang rupanya pada datang dari jauh macam UGM, Unibraw, Unair, Unpad, bahkan ada anak SMA dari Salatiga dan Balikpapan. Tamu utama dari seminar hari itu adalah Miss Earth. Hm biasa aja. Aku lebih tertarik sama sambutan dari Pak Parni Hadi dan lagu Green Radio-nya yang diputar di RRI.


pink; Miss Earth 2012, putih; Founder Miss Earth Foundation

:)

Usai makan siang, workshop dimulai. Kami dibagi menjadi dua kelas dan menuju ruang workshop masing-masing. Seru nih workshop pertama soal Green Marketing, bagaimana caranya memasarkan dan mengkomunikasikan proyek lingkungan kita kepada orang lain (masyarakat, pemerintah, dan stakeholder lain). Workshop dipimpin oleh Michelle dari CIFOR (Center for International Forestry Research). CIFOR ini lokasinya di Sindang Barang, IPB. Tapi sayangnya, aku belum pernah kesana *malu.

Kami dibagi dalam beberapa tim dan harus melakukan analisis poin-poin sebelum menjalankan proyek. Aku satu tim bareng Tedjo (HI Unibraw), Janti (HI Unpad), Ratna (Geologi UGM), dan Tiur (masih SMA di Salatiga). Kami udah menyiapkan drama untuk metode presentasinya tapi sayangnya lagi, waktu terbatas yaaah jadi presentasinya ala kadarnya aja.

Workshop berikutnya soal analisis rancangan kerja. Mirip-mirip sama matakuliah Manajemen Sumber Daya Manusia. Kita analisis output apa saja yang mau kita raih, lalu proses apa yang harus dilakukan, lalu kita tentukan input berupa apa yang diperlukan untuk melakukan proses tersebut.

Hari 3
 "Pagi ini ada funbike jam 7,". Bangun tidur nemu sms ini dari panitia. Lho kok ada funbike, padahal aku nggak bisa naik sepeda. Yaudah deh aku dan Ayu (sama-sama nggak bisa bersepeda) tetap datang ke lokasi dan ketika yang lain pada naik sepeda, kami ber-funfoot ria aja keliling UI.

funbike

Setelah funbike, karena ini summit, kami merumuskan deklarasi bareng-bareng. Ternyata rumit juga ya menyusun deklarasi. Setelah tersusun empat poin deklarasi, harus berjanji sama diri sendiri untuk menerapkan empat poin tersebut usai acara ini. Insya Allah :)


ayu, aku, tipong

Setelah deklarasi, inilah waktu yang paling ditunggu-tunggu, presentasi! Karena aku dan kelompok pilih tema Pollution and Waste, jadi kami cuma berkesempatan buat liat proyek-proyek yang ada di tema itu, padahal penasaran juga sama proyek-proyek dengan tema lain.

Disini banyak orang inspiratif. Kelompoknya Janti, Navajo, dan Teguh. Kelompoknya Deta, Ratna, Kak Arinova dan Kak Adlan, dll. Proyek-proyeknya yang unik, menarik, ditambah kemampuan public speaking dalam bahasa Inggris yang baik merupakan perpaduan yang bagus untuk menegur diri sendiri, tuh belajar tuh kayak gitu, ngapain aja kamu selama ini. Terimakasih Ya Allah telah mempertemukan aku dengan orang-orang ini. Banyak inspirasi. Ternyata masih banyak anak-anak muda yang peduli lingkungan macam mereka. Ada yang bikin ecobag dari plastik bekas dan kain, ada yang bikin alat untuk laundry, ada yang bikin bank kertas, sedekah hijau, dll.

Malamnya, ada cultural night. Yeay. Hari ini hari kartini dan aku pake kebaya hahaha. Banyak yang pakai baju unik-unik, terutama si Filipina. Baju tradisionalnya agak-agak mirip waitress gitu, kayak di Amerika Latin. Rupanya itu baju tradisional ketika mereka masih dijajah Spanyol. Malam ini ada tarian merak dan tari (lupa namanya, dari sumatera utara) oleh anak-anak Sampoerna School of Education (SSE). Aku jadi mikir, tarian tradisional apa yang aku bisa? Pelajaran seni tari tiga tahun waktu SMA udah samar-samar rasanya.


bareng anak SMA bernama Pandu Dharma, walikota Balikpapan 2026


pinoy. nyanyi hawak kamay (gatau artinya apaan).

Hari 4
Selamat hari bumi! Hari ini kami menuju Parung, Bogor buat tanam pohon. Habis itu grand-closing deh, sedih udah harus selesai acaranya. Banyak temen-temen yang udah pulang duluan sebelum acara selesai karena dikejar kereta dan pesawat. Tadi sempet bingung nyariin rute apa yang paling tepat buat anak-anak UGM menuju stasiun pasar senen. Untung mereka nggak nyasar hehe.

temen-temen

aku di grand closing

Setelah acara ini, karena udah banyak dapat pengetahuan, pengalaman, dan temen-temen yang sejalan, aku mau lebih total dan serius selanjutnya. Aamin :)

Tidak ada komentar: