25 April 2013

Kartini Jaman Sekarang

Selamat Hari Kartini, 21 April 2013! Ternyata jaman sekarang banyak juga kartini-kartini yang berkeliaran di kampus. Aku mau cerita soal kartini-kartini ini. Tebak siapa...


Ammah Intan wisuda
Ammah Intan Islamia. Ammah Intan ini salah satu Senior Resident (SR) di Asrama TPB IPB waktu aku tingkat satu. Di Asrama A1, para SRnya dipanggil dengan sebutan Ammah. Tapi aku ketemu Ammah Intan awalnya bukan di asrama, melainkan di kelompok mentoring wajib buat praktikum mata kuliah Agama Islam. Ammah Intan ini mentor kelompok aku. Asik deh orangnya. Kalo denger anak-anak kelompok mentoring lain cerita soal mentornya, duh bersyukur banget rasanya dimentorin sama Ammah Intan. Setelah lulus matakuliah tersebut, aku masih lanjut mentoring sama Ammah Intan.

Ammah Intan itu inspiratif banget. Dia angkatan 45, kalau di kampus lain itu berarti tahun 2008. Kemarin baru aja wisuda. Dan kalian harus tahu bahwa Ammah Intan ini kelahiran tahun 1993! Jadi waktu SD, dia ditawarin naik tingkat dua kali, trus dia mau-mau aja (yaiyalah). Waktu SMA baru deh ikut kelas akselerasi. Ammah Intan tahun lalu kepilih jadi mahasiswa berprestasi peringkat satu di fakultasnya. Ammah selalu ngingetin aku untuk nggak lupa sama tujuan utama hidup. Semua hal harus dilakukan karena Allah. Ammah juga cerminan biar aku selalu jadi orang yang semangat. Habis ini, Ammah Intan mau lanjut belajar di Turki. Doakan ya.



kak syifa
Kalo yang ini namanya Kak Syifa Selvia, mantan presiden Sanggar Juara yang juara banget. Kak Syifa ini rumahnya deket, di Bekasi, tapi yang aku herankan adalah kok kayaknya tiap weekend Kak Syifa selalu ada acara (Sanggar Juara, dll) terus kapan pulangnya ya. Kak Syifa ini masih angkatan 2009, jadi belum lulus, doain tahun ini ya. Kemarin dia baru berangkat ke Jambi untuk penelitian di suku anak dalam.

Kak Syifa ini tipikal orang gaul. Aktif di berbagai kegiatan ekstra kampus, kenal, dan dikenal banyak orang. Tahun lalu, Kak Syifa jadi salah satu Indonesia Youth Changemakers dari Yayasan Ashoka Indonesia. Kak Syifa juga aktif di Suara Pemuda Anti Korupsi (SPeAK) dan Indonesia Future Leader (IFL). Kak Syifa berkeliaran dimana-mana.

Sesuai jurusan dan passionnya, Kak Syifa dan temen-temennya bikin komunitas Bicara Desa. Komunitas ini bergerak di pengembangan desa, khususnya di bidang ekonomi. Bicara Desa mengajak masyarakat desa tersebut untuk memanfaatkan hasil tani mereka yang melimpah, yaitu bayam, untuk diolah dan diberi nilai tambah jadi keripik bayam. Keripik bayam Bicara Desa ini favorit aku karena enak dan sehat! Rasanya dan bentuk beda sama keripik bayam di tempat lain.



kak aul, paling cantik seangkatan
Kak Aulia Rizqi ini wanita super strong. Kemarin juga baru lulus. Coba tebak dia jurusan apa? Teknik Pertanian yang sekarang namanya berubah jadi Teknik Mesin dan Biosistem. Jurusan dimana jumlah ceweknya cuma berapa persen kalau dibandingin sama jurusan-jurusan lainnya. Waktu skripsi, Kak Aul dapet dosen pembimbingnya yaitu Pak Herry Soehardiyanto alias Rektor IPB. Kebayang repotnya gimana, susah ketemunya pula. Tapi alhamdulillah Kak Aul yang kuat ini dilancarkan segala urusannya. 

Aku kenal Kak Aul dari Indonesian Youth Act. Walaupun jurusan Kak Aul punya stereotip macho, Kak Aul juga rajin dan aktif di kegiatan-kegiatan sosial. Kak Aul ambil matakuliah supporting course Pengembangan Karakter, jadi sebelum lulus Kak Aul berkesempatan untuk jadi guru di PAUD Lab School Pendidikan Karakter. Kalo denger ceritanya Kak Aul, rasanya pengen ikutan ke sekolahnya hehehe.

Kak Aul dulu bilang bahwa dia pengen banget ngadain festival untuk anak-anak marginal. Dia ngerasa bahwa anak-anak marginal bener-bener dikesampingkan sama masyarakat dan pemerintah. Dia mau merubah hidup anak-anak itu dan dia serius. Sekarang, Kak Aul punya Rumah Merah Putih, gerakan pendidikan buat anak jalanan gitu. Kak Aul juga serius mau jalanin bisnis sendiri. Semoga tahun ini banyak hal-hal bahagia buat Kak Aul yang selalu passionate menjalani hidup :)

Tidak ada komentar: