15 Juni 2013

How I Met Your Mother

Pernah mendengar cerita bagaimana kedua orangtua kalian bertemu? Singkat atau panjang? Sederhana atau rumit? Yep, konsep inilah yang diangkat oleh Craig Thomas dan Carter Bays untuk dijadikan sebuah serial televisi.

How I Met Your Mother merupakan serial situasi komedi. Serial ini menggambarkan seorang pria bernama Ted Mosby, yang menceritakan kepada anak-anaknya mengenai bagaimana ia bisa bertemu dengan ibu mereka. Ditayangkan sejak tahun 2005 hingga saat ini, How I Met Your Mother dapat dikatakan sangat sukses. Acara ini dinominasikan sebanyak 24 kali pada Emmy Awards dan telah menang sebanyak tujuh kategori. Dua pemain serial ini, Alyson Hannigan dan Neil Patrick Harris dinobatkan sebagai aktris dan aktor komedi terfavorit.

barney, robin, ted, marshall, lily
Ted mulai 'serius' mencari jodoh ketika Marshall dan Lily, kedua sahabatnya sejak kuliah yang juga tinggal satu apartemen dengannya bertunangan. Ted membicarakan hal ini dengan ketiga sahabatnya, yaitu Marshall, Lily, dan Barney di McLarens Cafe, bar favorit mereka yang berada tepat di samping apartemen Ted, Marshall, dan Lily. Pada hari itu, Ted bertemu dengan Robin, seorang pembawa berita yang menarik perhatiannya. Robin akrab dengan Marshall, Lily, dan Barney. Mereka berlima menjadi sahabat karena sering berkumpul tiap malam di McLarens.

Robin dan Ted berpacaran selama satu tahun hingga mereka putus beberapa hari sebelum pernikahan Marshall dan Lily. Hingga tahun 2013, banyak hal terjadi pada hidup mereka berlima. Marshall dan Lily memiliki anak, akan pindah ke Roma. Barney dan Robin jatuh cinta dan akan menikah. Sementara Ted, berkali-kali bertemu wanita baru yang ternyata bukan jodohnya. Seluruh rangkaian cerita tersebut membawa penonton pada satu pertanyaan, yaitu siapakah sang ibu? Di episode terakhir season 8, muncullah adegan seorang wanita dengan payung berwarna kuning, yang merupakan sang ibu. Sayangnya, saat ini belum ada satu episode-pun dari season 9 yang keluar. Nggak mungkin menulis sinopsis serial ini karena terlalu panjang dan detil, jadi aku mau cerita sedikit soal beberapa hal yang aku suka dari serial How I Met Your Mother.

True New-York-ers

Meskipun hanya Barney dan Lily yang tinggal di New York sejak kecil, namun Ted, Marshall, bahkan Robin yang berasal dari Kanada menganggap diri mereka sebagai penduduk New York sejati. Mereka berlima menganggap New York sebagai tempat tinggal paling ideal untuk hidup. Walaupun penuh keramaian dan gedung pencakar langit, mereka percaya bahwa New York adalah kota modern yang hangat, kota dimana mereka bisa menganggapnya sebagai 'rumah'.

McLarens Cafe

Bar kecil disamping apartemen Ted, Marshall, dan Lily merupakan tempat favorit mereka berlima berkumpul. Mereka selalu duduk di kursi favorit mereka. Pemilik bar dan bartender sudah sangat dekat dan akrab dengan Ted, Marshall, Lily, Barney, dan Robin. Di tempat ini mereka biasa bercerita soal keseharian masing-masing. Mulai dari hal penting, sampai hal terbodoh sekalipun.

Yellow Umbrella

Sejak awal, anak-anak Ted telah mengetahui bahwa pertemuan kedua orangtua mereka disebabkan oleh sebuah benda, yaitu payung berwarna kuning. Ted mengisahkan bagaimana bisa payung kuning miliknya tersebut jatuh ke tangan sang ibu. Berawal dari kunjungan Ted saat malam hujan ke apartemen salah satu mahasiswinya (FYI, Ted dosen arsitek), sampai pada payung tersebut ada di malam pernikahan Barney dan Robin.

Dream Job

Bekerja, bekerja, dan bekerja merupakan ciri khas orang Amerika, terlebih penduduk New York. Hal tersebut juga digambarkan pada serial ini. Proses mendapatkan pekerjaan impian tidaklah mudah bagi Ted, Marshall, Lily, Barney, dan Robin. Ted ingin menjadi seorang arsitek dan membangun gedung pencakar langit di New York. Marshall ingin mengabdikan dirinya sebagai ahli hukum lingkungan. Lily bekerja sebagai guru TK, namun sangat ingin berkutat di bidang seni. Robin yang ingin menjadi jurnalis handal. Dan Barney, menganggap bahwa bekerja di bank adalah pekerjaannya yang paling keren.

Friendship

Ini yang paling lucu sekaligus mengharukan. Sepanjang episode selama delapan season, banyak cerita soal persahabatan Ted, Marshall, Lily, Barney, dan Robin. Kebiasaan mereka berkumpul di bar, makan bersama di apartemen Lily setiap hari besar seperti Thanksgiving, Natal, Ulang Tahun, intervensi ketika salah satu dari mereka berbuat salah, bagaimana mereka menghibur satu sama lain, dll.

Jalan cerita yang unik walaupun mengisahkan keseharian, bikin How I Met Your Mother ahli dalam membuat penonton penasaran mengenai apa yang akan terjadi selanjutnya. Pokoknya empat jempol buat serial ini!


salam,
Nadia, yang menunggu keluarnya season 9

Tidak ada komentar: