23 Juli 2013

Sejarah Sang Ratu dan Putri Salju



Berhubung serial How I Met Your Mother yang biasa aku tonton belum tayang season terbarunya, aku mencoba nonton serial Once Upon A Time. Kata temen aku sih bagus. Iya, dia penggemar fantasi, dongeng, dan segala hal berbau fiktif.

Once Upon A Time berkisah tentang tokoh-tokoh dunia dongeng seperti Snow White, Prince Charming, Pinokio, dll. Mereka dikutuk oleh sihir Sang Ratu yang membuat seluruh penghuni Enchanted Forest (nama hutan tempat mereka tinggal) terkirim ke dunia nyata dan di dunia nyata tersebut mereka semua samasekali tidak mengingat segala hal yang terjadi soal dunia mereka sebelumnya.

Berhubung aku enggak suka hal-hal fantasi (iya aku nggak suka Harry Potter, Twilight, dll), selama menonton season pertama serial ini, aku cuma nonton bagian awal dan bagian di dunia nyata-nya aja. Maksudnya? Serial ini alurnya maju-mundur gitu. Tiap episode mencakup satu kisah di dunia dongeng lalu dikaitkan dengan kejadian di dunia nyata. Aku cuma nonton adegan-adegan di dunia nyatanya aja. Tapi ada satu episode menarik, ada kisah di dunia dongeng yang menceritakan awal mula Sang Ratu membenci Putri Salju/ Snow White. Aku bahkan nggak kepikiran mengenai hal ini sebelumnya.

Alkisah, Sang Ratu bernama Regina. Regina hidup sederhana bersama Ayah dan Ibunya. Regina muda sangat tomboy dan senang berkuda. Sementara Ibunya tidak menyukai jika Regina bersikap demikian. Ibunya ingin Regina menjadi seorang lady. Namun karena Regina menolak, Ibunya seringkali menggunakan sihir untuk menyiksa Regina agar kemauannya dituruti.

Karena sering berkuda, Regina jatuh cinta pada pelatih kudanya yang bernama Daniel, vice versa. Namun karena watak Ibunya yang demikian, mereka menjalin hubungan diam-diam.  Pada suatu hari, Regina dan Daniel sedang berkuda dan menemukan seekor kuda mengamuk ditunggangi seorang anak perempuan kecil. Regina menolong anak tersebut.


Snow White kecil habis diselamatkan Regina

"Terimakasih, kau telah menyelamatkan nyawaku," ujar anak perempuan itu.
"Sama-sama. Namaku Regina," kata Regina.
"Aku Snow White,"

Sore harinya ketika Regina pulang ke rumah, Ibu Regina mengatakan bahwa Sang Raja akan berkunjung ke rumah mereka karena ingin berterimakasih sekaligus melamar Regina karena rupanya anak perempuan yang tadi diselamatkan Regina adalah seorang putri. Ketika Sang Raja melamar Regina, Ibunya langsung mengiyakan.

Malam harinya, Regina menangis dan menuju kandang kuda. Ia bertemu Daniel dan menceritakan semuanya. Regina dan Daniel berencana kabur bersama sebelum hari pernikahan. Namun saat itu juga, Snow White menyaksikan Regina dan Daniel berciuman. Snow White marah dan menangis.

"Kenapa kamu bersama laki-laki itu, padahal kamu akan menikah dengan Ayahku,"
"Ayahmu memang baik. Tapi aku tidak mencintai Ayahmu,"
"Kenapa?"
"Karena cinta tidak seperti itu. Aku bahagia bersama Daniel,"
"Jadi kamu mencintai Daniel? Kalau begitu kalian harus menikah,"
"Ya, kami akan kabur besok malam,"
"Baiklah. Aku akan menyampaikannya pada Ayahku. Ia pasti mengerti,"
"Jangan! Kamu harus berjanji bahwa kamu merahasiakan hal ini? Aku akan dilarang Ibuku jika ia tahu,"
"Baiklah aku janji,"

Keesokan harinya, Snow White berjalan-jalan bersama Ibunya Regina. Mereka mengobrol. Ibunya Regina melihat gelagat aneh setiap Snow White memandang ke arahnya. Ia yakin ada yang disembunyikan Snow White.

"Aku sangat menyayangi Regina. Aku akan melakukan apapun untuk membuatnya bahagia," ujar si Ibu.
"Benarkah? Kau akan melakukan apapun?"
"Iya. Jadi karena kau dekat dengan Regina. Bisakah kau memberitahu aku apa yang Regina inginkan?"

Snow White menceritakan kejadian semalam.

Pada malam harinya, ketika Regina dan Daniel hendak kabur dari kandang kuda, mereka dihalangi oleh si Ibu. Ibu marah. Regina kaget mengapa Ibunya mengetahui rencana tersebut. Regina menangis dan memohon. Ibu berpura-pura mengijinkan dan memeluk Daniel. Regina mulai lega, namun sayangnya rupanya Ibunya hanya berpura-pura. Ia menggunakan sihir untuk mengambil jantung Daniel. Daniel meninggal malam itu.


Jantung Daniel diambil

Esok paginya, Regina melakukan fitting baju untuk pernikahannya ditemani Snow White.



"Kau cantik sekali Regina. Aku harap pernikahanku nanti akan seindah pernikahanmu,"
"Pernikahanmu nanti pasti indah sayang,"
"Semoga. Ya, aku bersyukur untukmu. Aku sudah tahu bahwa Ibumu akan menginjinkanmu untuk menikah dengan Daniel. Dia bilang dia akan melakukan segalanya untukmu,"
"Apa maksudmu? Aku tidak akan menikah dengan Daniel,"
"Kemarin aku memberitahu Ibumu,"
"Apa? Bukahkan aku dengan amat sangat jelas mengatakan agar kau menjaga rahasia itu,"
"Tapi... Ibumu bilang... Apa kau marah padaku?"
"Tidak, sayang. Daniel pergi. Aku akan menikah dengan Ayahmu,"
"Benarkah? Aku sangat senang,"

Usai Regina dan Snow White berpelukan, Snow White pergi. Regina memandang Snow White dari kejauhan dan berkata, "Seharusnya kubiarkan gadis kecil itu mati saat berkuda,".

Tidak ada komentar: