22 September 2013

Akhirnya Dapet Beasiswa

Dulu aku pernah cerita soal wawancara beasiswa Goodwill di sini. Setelah berbulan-bulan, waktu itu aku lagi di Gramedia, si Galih sms bahwa dia lolos dan dikabari via e-mail. Aku cek e-mail semalam dan nggak ada pemberitahuan dari Goodwill. Semangat belanja buku langsung ilang, aku pengen pulang dan tidur.

Rasanya kecewa abis (lebay emang). Udah bela-belain nggak daftar beasiswa lain demi itu tapi nggak lolos. Sebelumnya aku pernah daftar beasiswa ke PT. Perkebunan Nusantara dan PT. Lotte, namun keduanya nggak menindaklanjuti. Bukan cuma aku yang nggak ditindaklanjuti sih, lebih tepatnya semua pelamar tidak ditindaklanjuti entah apa alasannya.

Nyari beasiswa itu gampang-gampang susah. Harus cari yang nggak mensyaratkan surat keterangan tidak mampu (ini hak orang lain yang lebih membutuhkan), harus cari yang enggak bank (bagi yang takut uang riba), harus cari yang enggak ada ikatan dinas (bagi yang udah punya rencana dan keyakinan sendiri soal kehidupan usai sarjana), harus cari yang enggak dari perusahaan rokok (bagi yang punya prinsip hidup berbeda), harus cari yang enggak dari pemerintah (soalnya cairnya suka lama), harus cari yang membuka networking dan nambah pengetahuan (bukan cuma kasih duit doang). Ribet ya aku -__-

Besoknya seperti biasa aku cek e-mail, iseng buka folder junk, rupanya pemberitahuan dari Goodwill nyasar ke folder itu. Langsung deh aku sms Ayah dan Ibu.

abis kecewa langsung seneng

Aku hadir di Orientation Meeting hari Senin, 9 September di Museum Nasional. Tau-taunya ketemu Dita dari Hukum UI. Temen waktu ikut acara di ITS semester kemarin. Rupanya ada banyak anak Hukum UI, wah pada temen sekelasnya si Veda. Terus si Veda dipuji giatlah, konsistenlah, hahaha bener sih tapi. Veda, kamu harus baca blog ini!

Terus kemarin Sabtu, 21 September, aku ikut pelatihan pertama di Balai Sidang UI. Berbekal informasi turun di Stasiun Pondok Cina dan naik ojek 6rb (karena bis kuning enggak lewat balai sidang), aku tinggal bilang Balai Sidang dan tadaaa... aku sampai. Rupanya aku udah pernah ke tempat ini sebelumnya, dulu enggak tau ini namanya balai sidang.

Tema pelatihan kali ini tentang Time Management yang dipandu oleh Pak Sapta Adi dilanjutkan tentang Mind Mapping oleh Mas Yos Dappu. Ohiya, aku ketemu Mbak Lavinia Disa, senior dari SMP-SMA, sekarang Sastra Inggris UI 2010 dan penerima beasiswa Goodwill juga. "Mbak Disa!", aku sapa. "Azka!", eh rupanya Mbak Disa masih inget. Mbak Disa muka dan style-nya nggak berubah sejak SMP. Konsisten yaaa!

Ada tamu yang hadir di pelatihan kali ini, namanya Mrs. Kimberly dan suaminya, Mr. Daniel. Dia wartawan, fashion editor, dan fashion stylist. Terus dia bagi-bagi wardrobe-nya gitu buat para cewek-cewek. Mrs. Kimberly bakal jadi fasilitator pelatihan bulan-bulan berikutnya tentang komunikasi. Dan aku dan yang lain super kaget ketika Kimberly bilang usianya 42 tahun! Aku kira masih 26-27 gitu.

Bu Mien bilang, "Susah lho saya menyortir pakaian yang dia berikan. Ada lima kardus. Dia kan orang asing, pakaiannya terbuka, banyak yang backless. Kalau nggak disortir, nanti kalian bisa kaget,". Hahaha. Terimakasih Bu Mien :*

Kimberly dan Bu Mien

Tadinya aku mau nulis tentang topik pelatihan yang diberikan. Tapi kok malah ngalor ngidul begini. Yaudah kapan-kapan aja ditulis tentang itunya ya. Masih ada di buku catatan aku kok. Mau bikin tugas dulu bye!

5 komentar:

sang pemimpi mengatakan...

selamat yaa azka, akhirnya dapat kejelasan dan dapet beasiswa :)

Nadia Azka mengatakan...

iya selamat juga umi yang udah dapet beasiswa sampe fotonya bertengger besar di depan FMIPA :*

Filia mengatakan...

Waaah selamat ya :)

rizka mengatakan...

selamat ya mbak azka :D

Nadia Azka mengatakan...

@Filia: Thanks Filiaaa
@Rizka: Makasih De Rizka!