28 September 2013

Penipuan oleh Anisa

Malam Sabtu, aku lagi tidur-tiduran di kamar ada sms masuk ke nomor 3 dari 081288407104, isinya begini: "Azka dimana? Ada saldo ATM 100 ribu nggak?". Karena nomor 3 aku cuma berisi pulsa paketan, nggak ada pulsa normal, aku balas sms tersebut dengan nomor AS yang sudah aku gunakan selama kurang lebih 5 tahun.

"Maaf ini darimana dan apakah ada yang bisa saya bantu? Nadia Azka,"

Itu standar operasional prosedur yang aku gunakan apabila ada nomor asing menelepon/ mengirim sms. 

"Ini Anisa, ka,"
"Anisa yang mana? Pardede/ Fauzia/ Dian?"

Anyway, kebetulan aku memang ada perlu dengan Anisa Fauzia, PGA Young On Top, karena aku udah terlanjur konfirmasi hadir rapat bulanan September, namun batal datang karena harus ke dokter, jadi harus mengganti biaya konsumsi yang sudah dipesan. Plus aku nggak tau nomor ponsel Anisa Fauzia.

"Ini Anisa Fauzia,"
"Oh gimana nis? Aku harus ganti biaya konsumsi berapa?"
"Ini Anisa temen SMA kamu, ka,"

Ha? Tadi katanya Anisa Fauzia, kok ngakunya sekarang temen SMA (temen SMA aku namanya Anisa Dian). Apalagi bisa-bisanya temen SMA tahu nomor 3 aku. Ngasal abis, tau darimana coba. Aku juga berpikir ulang, mana mungkin Anisa Fauzia se-tidak professional ini. Masa menghubungi aku soal biaya konsumsi lewat sms, bukan e-mail. Aku kan konfirmasi via e-mail resmi. Super aneh.

Aku cek kontak ponsel, masih ada nomor ponsel Anisa Dian yang asli. Aku sms dan dia membalas. Jelas deh ini penipuan. Tapi aku ladenin. Iseng.

"Oh. Aku lagi di rumah. Butuh bantuan apa nis?"
"Bantu aku lah, ka :( Tolong transfer ke rekening temen aku. Nanti aku ganti kamu pake pulsa,"
"Yah maaf ngga bisa. ATMnya jauh dan ini udah malam,"
"Ini no simpati kamu?"
"Iya. Goodluck yah penipu cari korban yang lain,"

Ah, hampir aja. Aku salah juga sih, kata Anisa Pardede harusnya aku tanyanya, "Ini Anisa yang nama panjangnya siapa?". Hahaha bener jugasih. Hati-hati ya teman-teman sekarang marak kasus penipuan hipnotis lewat telepon, teman aku sampai ketipu jutaan rupiah :(

Allah selalu membuat sesuatu terjadi dengan alasan. Kalau nggak gara-gara ini, aku nggak bakal sms Anisa Dian dan saling bertanya kabar satu sama lain, udah lama sekali nggak saling kontak.

22 September 2013

Akhirnya Dapet Beasiswa

Dulu aku pernah cerita soal wawancara beasiswa Goodwill di sini. Setelah berbulan-bulan, waktu itu aku lagi di Gramedia, si Galih sms bahwa dia lolos dan dikabari via e-mail. Aku cek e-mail semalam dan nggak ada pemberitahuan dari Goodwill. Semangat belanja buku langsung ilang, aku pengen pulang dan tidur.

Rasanya kecewa abis (lebay emang). Udah bela-belain nggak daftar beasiswa lain demi itu tapi nggak lolos. Sebelumnya aku pernah daftar beasiswa ke PT. Perkebunan Nusantara dan PT. Lotte, namun keduanya nggak menindaklanjuti. Bukan cuma aku yang nggak ditindaklanjuti sih, lebih tepatnya semua pelamar tidak ditindaklanjuti entah apa alasannya.

Nyari beasiswa itu gampang-gampang susah. Harus cari yang nggak mensyaratkan surat keterangan tidak mampu (ini hak orang lain yang lebih membutuhkan), harus cari yang enggak bank (bagi yang takut uang riba), harus cari yang enggak ada ikatan dinas (bagi yang udah punya rencana dan keyakinan sendiri soal kehidupan usai sarjana), harus cari yang enggak dari perusahaan rokok (bagi yang punya prinsip hidup berbeda), harus cari yang enggak dari pemerintah (soalnya cairnya suka lama), harus cari yang membuka networking dan nambah pengetahuan (bukan cuma kasih duit doang). Ribet ya aku -__-

Besoknya seperti biasa aku cek e-mail, iseng buka folder junk, rupanya pemberitahuan dari Goodwill nyasar ke folder itu. Langsung deh aku sms Ayah dan Ibu.

abis kecewa langsung seneng

Aku hadir di Orientation Meeting hari Senin, 9 September di Museum Nasional. Tau-taunya ketemu Dita dari Hukum UI. Temen waktu ikut acara di ITS semester kemarin. Rupanya ada banyak anak Hukum UI, wah pada temen sekelasnya si Veda. Terus si Veda dipuji giatlah, konsistenlah, hahaha bener sih tapi. Veda, kamu harus baca blog ini!

Terus kemarin Sabtu, 21 September, aku ikut pelatihan pertama di Balai Sidang UI. Berbekal informasi turun di Stasiun Pondok Cina dan naik ojek 6rb (karena bis kuning enggak lewat balai sidang), aku tinggal bilang Balai Sidang dan tadaaa... aku sampai. Rupanya aku udah pernah ke tempat ini sebelumnya, dulu enggak tau ini namanya balai sidang.

Tema pelatihan kali ini tentang Time Management yang dipandu oleh Pak Sapta Adi dilanjutkan tentang Mind Mapping oleh Mas Yos Dappu. Ohiya, aku ketemu Mbak Lavinia Disa, senior dari SMP-SMA, sekarang Sastra Inggris UI 2010 dan penerima beasiswa Goodwill juga. "Mbak Disa!", aku sapa. "Azka!", eh rupanya Mbak Disa masih inget. Mbak Disa muka dan style-nya nggak berubah sejak SMP. Konsisten yaaa!

Ada tamu yang hadir di pelatihan kali ini, namanya Mrs. Kimberly dan suaminya, Mr. Daniel. Dia wartawan, fashion editor, dan fashion stylist. Terus dia bagi-bagi wardrobe-nya gitu buat para cewek-cewek. Mrs. Kimberly bakal jadi fasilitator pelatihan bulan-bulan berikutnya tentang komunikasi. Dan aku dan yang lain super kaget ketika Kimberly bilang usianya 42 tahun! Aku kira masih 26-27 gitu.

Bu Mien bilang, "Susah lho saya menyortir pakaian yang dia berikan. Ada lima kardus. Dia kan orang asing, pakaiannya terbuka, banyak yang backless. Kalau nggak disortir, nanti kalian bisa kaget,". Hahaha. Terimakasih Bu Mien :*

Kimberly dan Bu Mien

Tadinya aku mau nulis tentang topik pelatihan yang diberikan. Tapi kok malah ngalor ngidul begini. Yaudah kapan-kapan aja ditulis tentang itunya ya. Masih ada di buku catatan aku kok. Mau bikin tugas dulu bye!

Malam Sabtuan

Halo! Akhirnya weekend tiba (lagi)! Jumat ini seperti biasa usai kelas Akuntansi Manajemen, aku langsung pulang ke Jakarta. Sore ini aku kontrol kesehatan ke dokter di Rumah Sakit Tebet. Malamnya lanjut ketemu kelompok mentoring Young on Top di Semanggi.

Mentor aku namanya Bunga Mega. Aku udah lumayan kepo profil Mbak Mega sedari tahun lalu. Jauh sebelum aku terpikir untuk daftar Young on Top. Waktu itu ada launching Komunitas CeweQuat, temen SMP aku, Devina, mantan personal assistant-nya Mbak Mega. Dulu aku heran gitu kenapa komunitas ini baru launching tapi followers di akun Twitternya udah banyak, ada webnya, terkenal dimana-mana, launching di tv pula. Ternyata oh ternyata itulah kekuatan jaringan dan pertemanan. Selain founder CeweQuat, Mbak Mega ini juga penulis dan punya event organizer sendiri :)

Aku sering baca dimana-mana, denger dimana-mana kalimat: Find Your Mentor! Mentor memang bisa jadi siapa aja, tapi Thanks God aku bisa gabung di Young on Top dan ketemu Mbak Mega. Manusia emang suka belok-belok, suka menebak-nebak, dan mentor itu bener-bener diperlukan buat ngingetin kita, ngasih tau kita. Oh iya, Mbak Mega kasih kita surprise! Kebetulan bulan ini aku ulang tahun 7 September, Rafel 14 September, dan Adit 18 September. Mbak Mega bawain kita kue ulang tahun lengkap dengan lilinnya horeee!

Birthday Cake from Mentor! Itu tulisannya harusnya Mega, jadi Mesa -__- (dok. Fiona)

Mbak Mega, aku, dan Adit (dok. Fiona)

Tapi Rafel nggak bisa hadir karena jadi LO di acara apa gitu di Binus. Anty juga nggak bisa hadir karena ada kuliah sampai jam enam sore di UI Depok. Sayang banget nggak ada mereka. Topik obrolan kita malam itu banyaaaaaak banget. Tapi yang bikin aku tertarik dan ber-'ooooooh' panjang adalah cerita dari salah satu temen aku, namanya Dea dari Akademi Terapi Wicara. Dea lagi tingkat akhir dan bikin tugas nih. Dea sedang cari pasien yang bersedia jadi objek penelitian dan terapinya.

Dea cari pasien stroke. Pasien stroke ternyata ada dua tipe. Yang pertama, kalau bicara sulit, mengulang kata menjadi 'rarara' atau 'rerere'. Yang kedua, kalau bicara normal, namun sulit mengungkapkan apa yang dimaksud, ini namanya tipe afasia. Tipe afasia kalau ditanya "Siapa nama kamu?", jawabannya suka nggak nyambung, padahal dia tau nama dia sendiri, tapi sulit mengungkapkannya. Tipe afasia inilah yang dicari Dea.

Dea juga cerita soal temannya yang kesulitan mencari pasien gagap. Pasien gagap disebabkan karena dua hal. Yang pertama, ketika hamil ibunya stress dan suka marah-marah sehingga detak jantung cepat direkam si jabang bayi sebagai detak jantung normal. Kedua, pola pengasuhan yang salah, maksudnya sering dibentak atau mendengar orangtua bertengkar hebat.

Yah pokoknya banyak banget deh topik obrolan malam itu. Kapan-kapan aku tulis. Jam sembilan, kita bubar. Mbak Mega dijemput suaminya. Adit balik ke Depok. Arista pulang naik taksi (dia habis ikut Young on Top Campus Roadshow dan dapat banyak sumbangan buku berkardus-kardus buat proyek 'One Million Books'). Dea naik kopaja ke arah Ragunan. Sementara aku dan Fiona jalan kaki ke halte busway. Fiona nggak mau lewat jembatan laknat semanggi katanya hahaha iyasih kasian kaki kita :")

Sampai di terminal blok M, seperti biasa aku langsung ke jalur 6, nungguin metromini 69. Tiba-tiba... wusssssss..... cepet banget gitu metromininya lewat aja ngebut. Aku jadi harus jalan kan kepintu keluar. Pas aku duduk, metromininya lagi ngetem plus karena memang jalanan yang akan dilewati lagi macet jadi ga bisa lewat sih, aku liat supirnya dan tralala.... anak kecil! Aku tebak usianya sekitar 10-12 tahun. Masih bocah banget, ngerokok pula. Di metromini cuma ada sepasang teman si adik supir yang lagi pacaran, aku, dan satu orang mbak-mbak. 

"Mbak, supirnya bocah," aku bisik-bisik ke si mbak itu.

Si Mbak malah bilang, "Enggak papa," dengan tenang dan sedikit haha-hihi. Duh memang sih itu tinggal satu-satunya metromini 69 yang tersisa. Tapi aku nggak tenang disupirin bocah. Apalagi baru ada kasusnya Dul anak Ahmad Dhani. Setelah mikir lumayan lama, akhirnya aku memutuskan untuk turun dan naik taksi -____- Jokowi tolong dong!

10 September 2013

Komik Adek

Dari kecil, Ayah selalu bilang, "Coba tulisanmu masuk Kompas, Teh,". Iyalah aku juga mau, Yah. Sayangnya sampai sekarang-pun aku belum pernah berusaha untuk mengirimkan satu buah tulisan-pun ke media nasional. Sampai pada beberapa bulan lalu, Ayah bilang, "Teh, tulisannya Faiz (sepupu) masuk Koran Sindo loh,". 

Kemudian, baru aja dua minggu lalu tepat satu hari sebelum aku ulang tahun, aku lagi di jalan sama Ibu, sepupu, dan Nenek menuju rumah Tante, lalu ponsel aku bunyi. Ada sms dari adik aku, mari kita sebut Adek. Adek bukan tipe orang yang sering menggunakan ponsel. Nge-charge baterai ponsel aja jarang, kalau diingetin Ayah doang, bahkan seringnya Ayah yang nge-charge baterai ponsel Adek. Jadi aneh aja gitu kalau Adek sms aku.

Pas, aku buka, isi pesannya: "Selamat komik Anda dimuat dalam Kompas Muda edisi 6 September bla bla bla.". Mikir sejenak. Eh, komik Adek masuk Kompas! Aku bilang deh sama Ibu.

Komik Adek. Gambarnya oke. Tapi ceritanya perlu dikembangin nih.

Besoknya, aku sms Adek lagi, "De, aku udah baca komik kamu,"
Si Adek malah bales, "Aku malah belom baca, Teh. Kemaren yang bawa hp aku Ayah,"

Oh jadi yang sms aku kemaren Ayah -___- Adek malah belom liat sendiri komiknya di koran. Lagi sibuk persiapan lomba apa gitu. Nggak sempet lirik hp, nggak sempet bawa hp.

Makasih Adek. Mudah-mudahan aku nggak cuma sekedar mau karya aku dimuat di media nasional. Usaha kaya Adek dong Teteh!!!

09 September 2013

Hore Nadia Sudah 20 Tahun!

pertama kalinya mengalami kaki lecet waktu pakai sepatu ini

Sabtu lalu saya ulang tahun ke seperlima abad. Setelah dua tahun berturut-turut terpaksa berulang tahun di Dramaga, yaitu di asrama (dengan adegan pocong) dan kos (dengan drama dan akting teman-teman yang konyol), akhirnya tahun ini saya ulang tahun ketika akhir pekan dan bisa pulang ke Jakarta. Ohiya, Ibu saya datang :) Sepupu saya bilang, "Teteh ulang tahun? Aku minta kado kereta-keretaan dong!". Minta saya gigit banget kan. Dah!

02 September 2013

Archenemies



waiting for the next season when Robin and Barney get a legend... wait for it...married!
legendmarried!

01 September 2013

Sleeping Child

The Milky Way upon the heavens
Is twinkling just for you
And Mr. Moon he came by
To say goodnight to you

I'll sing for you I'll sing for mother
We're praying for the world
And for the people everywhere
Gonna show them all we care

Oh my sleeping child the world's so wild
But you've build your own paradise
That's one reason why I'll cover you sleeping child

If all the people around the world
They had a mind like yours
We'd have no fighting and no wars
There would be lasting peace on Earth

If all the kings and all the leaders
Could see you here this way
They would hold the Earth in their arms
They would learn to watch you play

Oh my sleeping child the world's so wide
But you've build your own paradise
That's one reason why I'll cover you sleeping child

I'm gonna cover my sleeping child
Keep you away from the world so wide

(Michael Learns to Rock)