12 Januari 2014

Launching Buku CeweQuat

CeweQuat? Timeline twitter adalah tempat dimana pertama kalinya aku mengetahui tentang CeweQuat. Devina, teman aku waktu SMP seringkali meretweet dan mempromosikan akun @CeweQuat.

Pada awalnya aku mengira akun tersebut adalah akun alay, akun galau-galau-an, akun yang followersnya adalah cewek-cewek yang terjebak dalam nostalgi mantan-mantan pacar mereka. Tapi aku berpikir lagi. Devina bukan tipe perempuan macam itu. Akhirnya aku kepo akun twitter CeweQuat dan menemukan bahwa akun ini bukan akun alay, apalagi galau-galau-an. Isinya bermanfaat mengenai hidup, karir, dan bagaimana cara menjalin hubungan dengan orang lain.

Satu atau dua bulan kemudian, aku hadir di Indonesia Community Network dan menemukan bahwa CeweQuat menjadi salah satu komunitas partner acara tersebut, bukan sekadar peserta. "Komunitas itu belum lama berdiri, tapi kok udah seterkenal itu ya," aku mikir. Aku ketemu Devina dan cerita mengenai beberapa hal. Sepulang dari acara tersebut, aku kepo lagi mengenai CeweQuat dan menemukan bahwa foundernya adalah seorang wanita bernama Bunga Mega. FYI, jawaban atas pertanyaanku waktu kenapa CeweQuat bisa cepat berkembang adalah; networking!

Bulan berikutnya ketika aku bergabung di Young On Top, aku mengecek nama-nama yang menjadi mentor tahun ini dan menemukan nama Bunga Mega. Aku langsung berharap semoga mentor utama aku Bunga Mega! Dan lucky me, Mas Billy bilang mentor aku adalah Bunga Mega!

Oke, sekarang aku akan menyebut Bunga Mega dengan sebutan Mbak Mega. Jika mendengar cerita-cerita dari teman-teman yang lain mengenai mentor dan kegiatan mentoring mereka, maka aku menyimpulkan bahwa Mbak Mega adalah mentor terbaik! Kami merancang tanggal dan waktu pertemuan selama enam bulan ke depan, melakukan hal-hal yang bermanfaat selama mentoring, dan rasanya selalu seperti mendapat insight tersendiri usai mentoring. Mentoring selalu terasa seperti 'time wrap' tiap bulannya.

Mbak Mega pernah bercerita lika-liku jatuh-bangun usahanya untuk mencapai impian yang sekarang. Mbak Mega suka menulis, maka ia bekerja sebagai wartawan politik hingga entertainment. Mbak Mega suka memasak, maka ia membuka usaha katering. Mbak Mega suka berbicara di depan umum, maka ia menjadi MC, dan masih banyak lagi (serius, aku sampai pusing mendengarnya karena benar-benar berlika-liku loncat kesana kemari haha).

Sampai pada akhirnya dia mendirikan CeweQuat dan merasa benar-benar nyaman dan bahagia. Perkembangan CeweQuat pun juga penuh kejutan. Mulai dari pembuatan website gratis dari sebuah perusahaan, pengelolaan jasa keuangan gratis (CeweQuat sekarang berada di bawah naungan PT. Perempuan Kuat Indonesia yang didirikan Mbak Mega, jadi harus ada pelaporan keuangan), karyawan gratis (personal assistant, dll mengajukan diri tanpa meminta bayaran), kesempatan menerbitkan buku, siaran radio khusus tiap minggunya, hingga kantor gratis di bilangan Senayan!


launching buku CeweQuat di Hongkong Cafe, Sarinah. sumber; twitter Orlins Event Planner.

Buku CeweQuat dalam jajaran best seller Gramedia. sumber; path Mbak Mega

Akhirnya kemarin, aku aku, Fiona, Anty dan Arista meeting dulu di SAE Institut, Fx Sudirman, dan kami ijin balik duluan menuju Sarinah buat hadir di acara launching buku CeweQuat. Pokoknya, bertemu Mbak Mega, berbagi cerita, dan membaca buku CeweQuat adalah salah satu penyebab perubahan positif dalam hidup aku. Selamat Mbak Mega! Semoga Tuhan selalu memberkati Mbak Mega :)


arista, anty, mbak mega, fiona, aku.

Tidak ada komentar: