31 Maret 2014

Indonesia Art Festival (ARTE) 2014

Setelah satu tahun, akhirnya tahun ini Indonesia Art Festival alias ARTE 2014 hadir. Secara keseluruhan, aku jauh lebih suka ARTE tahun ini daripada tahun lalu. Tahun ini lebih banyak bisnis kreatif yang buka booth di Art Market. Lokasi, suasana, dan lighting di Art Display juga lebih elegan. Dan yang paling penting... penjaga tiap-tiap karya seni bisa menjelaskan apa makna dari seni tersebut.

Time to Time
Karya Sintha Nastisia yang merupakan cat air di atas kertas, menggambarkan perubahan wajah seorang perempuan ketika kecil, menuju dewasa, dan ketika renta. Walaupun keriputnya bertambah, ekspresi wanita tersebut tetap sama dari waktu ke waktu.

happy hour
Video timelapse jalanan-jalanan di Jakarta pada saat jam-jam macet alias rush hour. Selain jalanan, video ini juga menyorot sebuah gedung bertingkat dimana aktivitas di masing-masing ruangan tampak jelas lewat jendela. Ada yang belajar, senam, rapat, dan lain-lain.
Growing Up

Salah satu karya dalam seri Growing Up oleh Kelvin Atmadibrata. Katy Perry yang memakai payung disandingkan dengan seorang perempuan tradisional bernama Angki Purbandono yang juga memakai payung. Keduanya berada di dalam sebuah pot berisi tanah.
Generasi Muda

Salah satu karya dalam seri Generasi Muda oleh Ida Bagus Candra Yana. Generasi muda menampilkan beberapa wajah pahlawan dengan setengah bagian berwajah tua, setengah sisanya berwajah muda.


Karya 26 Face of The Unknown oleh Yasmina Dwiarani. 26 ragam gambar cetak digital yang merupakan benda-benda yang tidak terekspos oleh kasat mata manusia.

Teruntuk Pasangan Ibnoe
Teruntuk Pasangan Ibnoe

Teruntuk Pasangan Ibnoe oleh Sarita Ibnoe. Sketsa yang terinspirasi oleh kumpulan fotografi yang bertengger di rumah keluarga Ibnoe.

lupa judulnya

Fotografi perubahan wajah ketika seorang wanita melakukan operasi plastik pada bagian pipi dari berbagai sudut.

Panty Theory
Salah satu kotak panty theory
Panty Theory oleh Marishka Soekarna. 3 gambar cat akrilik dan 3 kotak bergambar dengan sebuah bolongan di masing-masing kotak untuk melihat isi kotak.

Jangan menangis

Salah satu karya Jangan Menangis oleh lupa siapa. Buku biologi SMA usang yang pernah basah, lalu kering kembali, kemudian beberapa halamannya seolah menunjukkan bahwa pemilik buku bersedih.

awan dan instagram

Salah satu komik oleh Azer. Berisi tentang ragam kartun yang mengkritisi anak muda, media sosial, dan internet.


cinta abal dan rangga

Beberapa scene film Ada Apa Dengan Cinta dalam bentuk lukisan.

Ayah

Ayah oleh The Popo, menggambarkan besarnya pengorbanan yang dilakukan oleh seorang Ayah untuk anaknya.

air suci

Kumpulan air-air yang dipercaya suci oleh masyarakat tradisional Indonesia yang didapat di berbagai lokasi seperti Masjid Senganan Tabanan Bali, Omah Kendeng Sukalilo Puti, makan sunan ini, makam sunan itu.


 

Pulang dari ARTE, aku ke Papa Rons apartemen Park Royale di seberang JCC sedang ada promo all you can eat cuma 25.000, makan banyak hahahah!

Tidak ada komentar: