25 November 2014

Pasar Seni ITB, yang ditunggu selama 4 tahun


"Silakan datang tanggal 23 November atau tunggu 4 tahun lagi."
- tweet dari akun @pasarseniITB

4 tahun lalu (astaga udah lama banget) waktu aku masih kelas 3 SMA, aku lihat liputan mengenai Pasar Seni ITB di televisi. Pada saat itu, blogger-blogger yang aku baca juga pada dateng kesana. Banyak berita memberikan pujian kepada acara Pasar Seni ITB. Banyak orang jauh-jauh dari luar kota berkunjung ke Bandung hanya untuk melihat Pasar Seni ITB. Kan aku jadi penasaran!

Aku udah berniat, nanti kalau udah kuliah, aku mau datang ke Pasar Seni ITB. Dulu aku kira acaranya tahunan, tapi rupanya acaranya 4 tahun sekali dan akhirnya tibalah 4 tahun berikutnya yaitu tahun 2014. 

Di media sosial, Pasar Seni ITB muncul dimana-mana dengan kemasan marketing yang super menarik. Mulai dari gaya copywriting yang witty dan unik, desain logo, peta, pasar yang keren, dan banyak orang menggunakan template topeng Pasar Seni ITB di avatar akun-akun media sosial mereka. Yang lebih kerennya lagi, ada aplikasi "Mata-mata Pasar Seni ITB" di Google Playstore!

Terakhir kali ke Bandung, November tahun lalu liburan singkat abis UTS. Bandung tetep sama, selalu nyaman, auranya bagus aja gitu. Eh nggak juga deng terakhir aku ke Bandung dua bulan lalu, transit dari Semarang, mau ke Garut sendirian. Tapi ini pertama kalinya aku ke ITB. Nggak gede-gede amat ternyata.


dinosaurus dari seng bekas

gapura raksaksa dari rotan

hiasan cantik di area pasar seni

bazaar

salah satu wahana. namanya kotak kotak. keren. tapi ngantrinya alamak 1,5 jam. mainnya 5 menit doang.

Untungnya aku sempet ambil gambar pagi-pagi, muter-muter bazaar, dan jajan makanan. Sekitar jam 10 keatas, pasar seni udah berubah jadi pasar manusia. Penuh. Banget. Lebih penuh dari Kebun Binatang Ragunan waktu Lebaran, lebih penuh dari jalan tol menuju Puncak waktu Lebaran. Aku gak sanggup jalan ditengah lautan manusia itu.

Pasar Seni ITB so far so good. Kreatif banget instalasi seni dan wahana-wahana-nya. Makanan yang dijual unik-unik dan enak-enak. Barang-barang yang dijual lucu-lucu dan keren.

itu aku nggak mandi pagi dari bogor tengah malem HA-HA-HA

Aku dan Ipeh lelah siang-siang dan kami pulang ke Bogor sekitar jam empat sore naik bus Bandung - Leuwiliang yang berhentinya langsung di depan IPB Dramaga. Ternyata di bus itu banyak anak IPB yang abis dari Pasar Seni juga. Kami sampai di kampus pukul 20.00 WIB. Kalau pulang naik mobil bareng rombongan awal, bisa-bisa aku sampe di Dramaga tengah malem karena Bandung macet gila.

Puas sih. Rasa penasaran akan Pasar Seni akhirnya terlepaskan.

Tidak ada komentar: