31 Mei 2014

Mei dan Kejadian di Dalamnya

Bulan Mei ini bulan terberat sejauh ini di tahun 2014. Capek, sedih, kesel, pusing, dan lain-lain semua ada di bulan banyak banget penderitaan. Minusnya bulan Mei nggak perlu diumbar, cukup plus-nya aja yang diceritain di blog. 

Bebas dari obat dan rumah sakit
Setelah berbulan-bulan minum obat tiap hari, ronsen hampir tiap bulan, dan ke rumah sakit hampir tiap weekend, akhirnya aku bebas juga. Alhamdulillah :)))

Main-main-main
Usai pembekalan Kuliah Kerja Praktik (KKP) se-IPB, aku, Galih, Ipeh (lagi-lagi, minggu sebelumnya juga habis main bersama), dan Rika makan dimsum Bara untuk pertama kalinya. Dimsum Bara enak :9

Kami lanjut naik APTB dari Bubulak ke Senayan dan mampir ke Fx Sudirman untuk ke acara Cewequat 100% Giveback, nemenin Rika berbelanja. Selanjutnya ke Bong Kopitown di Plaza Semanggi. Gilanya adalah, malemnya mereka kembali ke Bogor, heran kenapa nggak pulang ke rumah masing-masing aja coba padahal besoknya kan masih hari Minggu.

Makan di Penjara - foto oleh Rika

Ketemu Sponsor
Bulan ini ada acara Get Together Goodwill Scholarship, acara pertemuan dengan para sponsor gitu. Aku berharap banget bisa ketemu perwakilan dari American Chamber of Commerce (Amcham), sponsor aku kali ini setelah tahun lalu kecewa karena mereka nggak bisa datang. Sesampainya di Balai Sidang Universitas Indonesia (lokasi meeting), aku dan Cicil mengamati satu per satu bule-bule yang datang sambil berharap salah satunya adalah perwakilan dari Amcham. Dan finally..... ada seorang ibu bule yang datang dan dia bilang dia dari Amcham. Aku dan Cicil langsung menyapa dia, namanya Sarah Howe, executive director Amcham.

Kami bertiga ngobrol banyak saat makan siang. Sarah sebenarnya warga negara Kanada, tapi dia bekerja untuk Amerika Serikat ahaha. Sarah sudah lama tinggal di Indonesia karena dulu bekerja untuk pengembangan masyarakat di Sumatera. Namun setelah pindah ke Jakarta lima tahun lalu, Sarah nggak bisa lagi berbicara bahasa Indonesia.


Get Together May 2014 - foto oleh Mas Niko
Cicilia, Mrs. Sarah Howe, aku - foto oleh Dita Narvitasari
Training Goodwill Asyik
Selain acara Get Together, acara training bulan ini juga seru. Fasilitator pertama dari American Women Association (AWA) dan kami diskusi banyak soal kegiatan volunteering. Fasilitator kedua yaitu Abang Yos Dappu, trainer favorit sepanjang masa dan materi team building kali ini seru banget! Nggak nyangkanya lagi adalah... ada hadiah uang usai games antar team yang pada akhirnya kami sepakat untuk digunakan bareng-bareng team yang kalah juga hehe. 

Goodwill dan AWA - foto oleh Mas Broto
Reuni Mini
Akhirnya bisa reuni bareng temen-temen SMA kelas 2. Kalau biasanya cuma ketemu sama Ayu (kuliah di STIS), sekarang bisa ketemu Wendy karena dia lagi magang di Unilever, ketemu Hanung dan Karyo juga karena setelah lulus dari STAN, mereka sekarang sudah penempatan di Tangerang dan Jakarta Pusat.

Reuni pertama malam minggu cuma bertiga sama Ayu dan Wendy di sky dining Plaza Semanggi. Reuni kedua malam minggu lagi, tapi berlima ditambah Hanung dan Karyo di Kota Kasablanka. Terimakasih Unilever karena sudah memberikan Wendy voucher untuk kami makan di Burger King. Kangeeen banget hahahah terakhir kumpul bareng waktu buka puasa tahun lalu.

habis main sama temen kuliah, lanjut reuni mini. - foto oleh tangan Wendy

habis training beasiswa, lanjut reuni mini lagi. - foto oleh mbak burger king

The Last Young On Top Marcomm Meeting
Time flies. Waktu proses seleksi Young On Top, aku punya target untuk gabung di tim marketing communication (marcomm)-nya. Aku pernah sempet males gitu karena aku masuknya telat sementara mereka semua udah pada kenal dan bentuk tim duluan. Tapi karena niat, akhirnya aku gabung juga. Meeting pertama di sky dining Plaza Semanggi sambil buka puasa. Meeting berikutnya di mall sini, mall sana, di optik Seis, dll. Lumayan jadi menambah pengetahuan tentang jalanan :P

Meeting terakhir kali ini kami bahas tentang laporan akhir tahun tim marcomm. Berhubung kami mau buat laporan dengan se-extra miles mungkin, laporan dibuat secara rinci dan lengkap. Meskipun dulu pernah bikin laporan akhir tahun untuk organisasi di kampus, aku agak kaget gitu karena laporan akhir tahun tim marcomm ini bener-bener detail oriented. Ah, bakal kangen banget sama Sandro, Elsa, Adit, Anggun, Eva, Ayu, Ain, Fioni, Candy, dan Sarah.

makan ditraktir Sandro - foto oleh mbak D'Cost

The Last Young On Top Monthly Meeting
Akhirnya lulus dari Young On Top yeay! Antara senang karena berhasil menjaga komitmen selama satu tahun ini dan sedih karena nggak bisa kumpul rutin lagi bareng temen-temen dan para mentor. Sabtu lalu baru aja beres evaluasi satu per satu di hadapan para mentor (semacam sidang kelulusan), lumayan dag dig dug awalnya ahaha tapi dengan muka sok rileks dan sok ceria sampai-sampai dibilang, "Kamu cerah sekali ya hari ini,".

bareng Mas Billy, makasih banget banget banget atas setahun ini :') - foto oleh Kak Iqoh
bareng geng marcomm, tapi nggak full team hiks - foto oleh Fiona

Monthly meeting terakhir ini ada mystery guest yaitu Mas Gunawan Susanto, Presdir IBM Indonesia. Materi "What's Next" dari Mas Ricky juga seru banget. Makan siang yang dipesenin Ridha dan Agnes juga enak. Malemnya, berhubung laper banget akhirnya aku makan dulu di Warung Seafood Benhil bareng Anty, Agnes, Elsa, Ayu, Arfan, Sandro, Tomo, Tyo, dan Rafel. Nggak disangka-sangka, ternyata tiba-tiba ada Irfan, Danang, Denny, Bryant dan Adit hahaha jadi buat meja panjang.

nungguin tujuh es teh manis yang enggak dateng-dateng - foto oleh Arfan

Ohiya ini ada tambahan foto minggu sebelumnya waktu ngomongin last project di Urban Kitchen, Senayan City. Bawa nostalgia beberapa bulan lalu seharian disana sama Sarah dan Fiona buat wawancarain calon volunteer Love Donation 2014 :)

di depan botol-botol kuning - foto oleh mbak urban kitchen
sama si kembar Fiona Fioni yang dulu menipuku mengatakan bahwa mereka nggak kembar - foto oleh Adit

Magang
Tugas-tugas magang mulai beda. Kalau dulunya aku cuma nulis naskah buat Fujitsu, bulan ini jadi bisa bikin laporan analisis media sosial, bikin konsep media sosial buat 100preneur, dll. Setelah mendengar banyak cerita dari temen-temen yang magang di tempat lain yang penuh dengan drama, ibu-ibu tukang gossip, dll, aku jadi bersyukur karena di Seratus nggak ada drama demikian.

workspace - foto oleh Nay

Tugas Kuliah
Tugas-tugas kuliah aku semuanya berjalan dengan lancar dan cepat selesai karena punya temen-temen sekelas yang bisa diajak kerjasama.

salah satu tugas manajemen lembaga keuangan - foto oleh Afrial


"Lo mah enak ya udah sembuh,"
"Lo mah enak ya bisa dapet beasiswa itu. Seru banget,"
"Lo mah enak ya ikut ini ikut itu banyak kenalan,"
"Lo mah enak ya deket sama ibu ini,"
"Lo mah enak ya bisa magang jadi ada pengalaman,"
"Lo mah enak ya dapat temen sekelompok yang mau kerja,"
"Lo mah enak ya bla bla bla....,"

Banyak orang-orang yang komentar demikian. Padahal mereka cuma tahu bagian luarnya aja, cuma hasilnya aja. Sementara pada kenyataannya, proses untuk mendapatkan hasil itu susah banget. Mereka nggak tahu gimana dulu begadangnya aku, gimana aku harus korbanin weekend, gimana aku harus bolak-balik kesana kemari, dan lain lain.

Waktu meeting bulan ini bareng Mbak Mega, beliau bilang, "Orang-orang yang bilang demikian cuma tau hasil, mereka kan nggak tau gimana berdarah-darahnya kamu gimana capek-capeknya kamu,". Segalanya yang terjadi bulan ini jadi pelajaran banget.

"Maka nikmat Tuhan-mu yang manakah yang kamu dustakan?" - Ar-Rahmaan; 13

So, stop complain, be grateful, and do your best :)