17 November 2018

Brownies Enak di Jakarta; Bearly Baker




Suka bingung nggak sih kalau kamu mau kasih bingkisan misalnya untuk bertamu ke rumah kolega, untuk kasih ucapan selamat ulang tahun maupun hari raya, atau bahkan untuk oleh-oleh kalau habis dari Jakarta? Salah satu alternatif yang bisa kamu pilih adalah... kasih kue brownies aja! Packaging yang lucu dan rasa yang enak bikin brownies dari Bearly Baker wajib jadi pilihan kamu.

Kalau kamu bingung mau kasih brownies dengan topping apa, Bearly Baker punya solusinya, yaitu brownies mix! Kamu bisa pilih satu box isi 6 (Rp 65.000) atau satu box isi 12 (Rp 120.000). Varian topping/ rasanya ada roasted almond, chocolate chip, oreo, roasted walnut, rum & raisins, sea salt caramel, dan cheese. Aduh pusing karena semuanya enak-enak banget! 



Brownies ini bisa kamu beli dengan mudah melalui Tokopedia Bearlybaker. Nggak perlu khawatir kalau buru-buru karena kamu bisa pilih ekspedisi dengan gojek instan, brownies akan sampai dalam waktu paling lambat tiga jam dan siap untuk diberikan kepada orang-orang tersayang!

16 November 2018

Scary Things

Apply for that job.
Date that person.
Buy that plane ticket.
Sign up for that class.
Move to that city.
Start that business.

Do all the things that scare you,
because they're worth it.

15 November 2018

Mendadak ke Kuala Lumpur Bermodalkan 38.000 Rupiah

Trip dadakan selalu jadi impian saya sejak SMA akibat baca buku The Naked Traveler hahaha. Dulu sih pengen banget meniru trip dadakan ala Mbak Trinity yang dateng ke bandara, lalu beli tiket penerbangan kemanapun secara random. Sayangnya saya nggak seberani itu yah. Tapi akhirnya kesampaian juga trip dadakan, walaupun nggak mendadak-mendadak amat dan nggak jauh-jauh amat.


Berawal dari suatu pagi di kantor di awal bulan November, tiba-tiba teman satu tim saya nyeletuk "Eh ada tiket ke Kuala Lumpur cuma Rp 38.000 dari Malaysia Airlines di Traveloka!". Saya langsung buka aplikasi Traveloka dan beli tiket saat itu juga! Berhubung periode promonya hanya dua minggu pertama di bulan November, jadilah saya pesan tiket untuk berangkat minggu depannya. Selang beberapa jam, saya coba cek harga penerbangan tsb lagi dan harganya sudah naik menjadi Rp 2.485.000! 

Transportasi dari Bandara KLIA ke Stasiun KL Sentral
Cara paling cepet dan mudah, tentunya dengan naik kereta. Begitu sampai di area kedatangan, kamu akan menemukan loket kereta KLIA. Kalau memang mau langsung ke KL Sentral, beli tiket KLIA Express seharga 55 RM. Keretanya cepat dan nyaman banget. Sekitar 30menitan langsung sampai di KL Sentral.

Transportasi selama di Kuala Lumpur
Moda transportasi di Kuala Lumpur sangat bervariatif (MRT, KTM, LRT, dst) tapi untungnya semua terintegrasi dengan baik. Kartu yang digunakan untuk pembayaran transportasi di Kuala Lumpur namanya Touch n Go. Sebenarnya, turis tidak harus membeli kartu tersebut karena tersedia token yang bisa dibeli melalui mesin setiap kali mau bepergian. Tapi demi kenyamanan dan karena malas beribet-ribet ria setiap mau jalan, saya beli kartu Touch n Go di KL Sentral seharga 20.20 RM (berisi saldo 15 RM). 

Dari KL Sentral Menuju Hostel
Saya memilih untuk menginap di Pods The Backpacker House & Cafe yang dekat dengan KL Sentral. Setelah turun dari KLIA Express, naik eskalator ke arah NU Sentral Mall, ikutin jalan dan keluar di semacam jembatan penyebrangan mall gitu. Barulah turun dan buka google maps untuk menuju hostel. Nggak sampe 10 menit jalan kaki langsung sampai. Walaupun waktu check in dimulai pukul 14.00, karena kebetulan bed-nya sudah tersedia, maka langsung dipersilakan masuk kamar. Tadinya sih hanya berniat menitipkan tas saja kalau memang belum bisa check in.

Dengan biaya Rp 95.000 / malam, hostel ini menyediakan sharing bedroom (female only) yang bersih, nyaman dan bagus ventilasinya jadi cahaya matahari dan udara segar bisa masuk. Selain itu penggunaan alas kaki juga dilarang baik di lorong maupun kamar. Jadi bisa gelar sajadah dan shalat dengan tenang di lantai yang bersih. Sementara itu, kalau mau ke toilet atau kamar mandi juga disediakan sandal jepit. Surprisingly, toilet dan kamar mandinya bersih! Sarapan ala kadarnya (kopi, susu, roti, selai) juga disediakan gratis oleh hostel ini.

Hari Pertama

Kuala Lumpur City Gallery di Dataran Merdeka
Transportasi: naik bus gratis Go KL dari Plaza Sentral, turun di Dataran Merdeka

Tiket masuk seharga 10 RM sudah termasuk voucher suvenir senilai 5 RM. Semacam dipaksa membeli suvenir sih, aku beli dua kartu pos masing-masing seharga 2.5 RM. Dari sekian banyak instalasi, yang menarik menurut saya cuma satu yaitu semacam light performance yang menyoroti maket kota Kuala Lumpur di dalam ruangan gelap sambil nonton video mengenai sejarah dan budaya Kuala Lumpur. Diluar gedung ada instalasi I Heart Kuala Lumpur yang dipenuhi antrian turis yang ingin berfoto disana. 



Kuala Lumpur Tekstil Muzium
Lokasinya berada tepat di seberang Kuala Lumpur City Gallery. Jadi sayang banget kalau nggak berkunjung kesini, apalagi tiket masuknya gratis. Banyak informasi mengenai kain-kain tradisional dan tersedia toko oleh-olehnya juga.


Masjid Jamek
Bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari Dataran Merdeka. Tapi sayangnya perempuan nggak diperbolehkan masuk pada Jumat siang menjelang zuhur karena akan digunakan untuk shalat Jumat. Di sekitaran Masjid Jamek ini banyak jajanan, jadi bisa makan sambil istirahat siang.

Batu Caves
Transportasi: Dari KL Sentral naik KTM Komuter menuju Batu Caves (stasiun terakhir).

Keretanya lumayan lama. Untungnya sore itu nggak terlalu ramai, jadi bisa duduk dan tidur siang karena perjalanan kesana rasanya cukup jauh. Sayang banget waktu sampai disana, hujan super deras. Tapi turis tetap ramai-ramai aja tuh. Hati-hati ketika menaiki anak tangga karena semakin ke atas, semakin banyak monyet.


Jalan Alor
Transportasi: Dari KL Sentral naik LRT arah Sentul Timur, turun di Masjid Jamek. Pindah kereta ke arah Ampang, turun di Hang Tuah. Pindah kereta arah Titiwangsa, turun di Bukit Bintang.

Banyak makanan jalanan, tapi sayangnya agak susah cari tempat makan halal yang nyaman. Meskipun beberapa tempat mengaku tidak menjual babi, tetapi rupanya mereka menjual kodok (swikee). Di sekeliling Jalan Alor juga banyak toko-toko lucu, jadi bisa cuci mata setelah makan malam.


Hari Kedua

Petronas Twin Tower
Transportasi: Dari KL Sentral naik LRT Kelana Jaya (arah Gombak), turun di KLCC.

Ikutin arah keluar Mall Suria yang tembus ke taman yang ada air mancurnya. Pagi itu suasananya masih tenang meskipun banyak orang berolahraga. Turis cuma sedikit, jadi bisa duduk santai menikmati taman sambil mengobrol dan nonton pertunjukan air mancur yang cukup menghibur.



Central Market, Kasturi Walk dan Petalling Street
Transportasi: Dari KL Sentral naik LRT Kelana Jaya (arah Gombak), turun di Pasar Seni.

Kalau mau beli oleh-oleh tepat banget sih berkunjung kesini. Banyak penjaja baik di dalam gedung maupun di sepanjang jalan. 


Berjaya Hills (Comar Tropicale dan Japanese Village)
Berjaya Hills ini lokasinya agak jauh dari kota, sekitar satu jam perjalanan dengan mobil. Selain naik mobil pribadi, kamu juga bisa naik taksi yang banyak mangkal di depan Hotel Berjaya Times Square. Alternatif paling murah yaitu naik shuttle bus (semacam mobil travel). Bus ini hanya mampu membawa paling banyak 11 orang dan hanya beroperasi dua kali sehari.

Tiket shuttle bus bisa dibeli di tenant spa bernama The Chateau (Berjaya Times Square Lantai 8) seharga 60 RM untuk bolak-balik (sudah termasuk tiket masuk Colmar Tropicale, Japanese Village dan Botanical Garden). Pastikan sudah beli tiket H-1 sebelum berangkat ya karena sering sold out. Shuttle bus ke Berjaya Hills akan menjemput penumpang di lobby Hotel Berjaya Times Square (satu gedung dengan Mall Berjaya Times Square).

Transportasi ke Berjaya Times Square: Dari KL Sentral naik LRT arah Sentul Timur, turun di Masjid Jamek. Pindah kereta ke arah Ampang, turun di Hang Tuah. Pindah kereta arah Titiwangsa, turun di Imbi.

Perjalanan menuju Berjaya Hills berkelok-kelok dengan tikungan yang cukup tajam. Tapi pemandangannya indah banget dengan suasana yang sejuk. Apalagi pas udah sampe lokasi, walaupun terik tetep sejuk! 



Hari Ketiga

Muzium Negara
Transportasi: Dari KL Sentral, masuk aja ke area MRT. Jalan kaki lumayan jauh di dalam area MRT, ikutin petunjuk untuk keluar di Muzium Negara.

Warga asing perlu bayar 5 RM untuk masuk kesini. Tapi museumnya bagus! Jadi wajar dan worth banget. Banyak anak-anak sekolah yang sedang study tour berkunjung kesini. 



Oleh-oleh?
Saya nggak pernah tertarik untuk beli cinderamata untuk diri sendiri. Jadi biasanya hanya beli untuk orang lain. Oleh-oleh yang saya pilih berupa makanan yaitu cokelat almond, teh tarik dan snack. Belinya di Hero di Berjaya Times Square selepas pulang dari Berjaya Hills hari sebelumnya.

Sepulang trip tentunya senang yah, dan semakin pengen jalan-jalan lagi LOL.